Jumat, Desember 05, 2014

Inilah Pelatih Keturunan Yang Cocok Untuk Indonesia


Ketika Indonesia mencari pelatih untuk meningkatkan prestasi tim nasional, ada satu nama yang paling cocok: Ricardo Moniz. Sebaiknya PSSI menengok coach #keturunan ini.


Sepakbolanda mengucapkan selamat kepada pengurus PSSI yang baru terpilih. Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum PSSI, yang berduet dengan Ade Wellington sebagai Sekretaris Jendral PSSI periode baru.

Eka Tanjung kembali teringat tulisan lama ini dan kembali mengimbau dan memohon untuk mempertimbangkan nama pelatih ini: Ricardo Moniz.

Saat ini dia melatih FC Eindhoven di Liga Dua Belanda. Dan tampaknya masih siap dan terbuka untuk menukangi sepakbola Indonesia.

Setelah PSSI memiliki kepengurusan yang baru dengan semangat yang baru. Menekankan pada pendidikan usia dini, mungkin saatnya menemukan pelatih yang cocok.

Mengilhami filosofi Wiel Coerver, berasal dari Belanda. Memiliki ikatan keturunan dengan Indonesia. 

Eka Tanjung dari Sepakbolanda menemukan nama Moniz setelah mendalami sederetan nama pelatih di Belanda yang berpotensi dan mampu meningkatkan daya saing timnas Indonesia. Nilai lebih yang dimiliki pelatih kelahiran Rotterdam, 17 Juni 1964 antara lain: 
  1. Keturunan Indonesia.
  2. Pewaris filosofi Wiel Coerver 
  3. Pengalaman pemain dan pelatih di berbagai negara.
  4. Racikan Strategi Total Football.
  5. Memikili sertifikasi fisoterapi.

Keturunan Indonesia
Ricardo Moniz memiliki akar di Belanda, Suriname dan Indonesia. Ibunya lahir di Jakarta dari campuran Belanda dan Indonesia. Ayahnya berasal dari Suriname. Percampuran yang mengalir di darahnya menguatkan ikatan dengan tiga negara.


Wiel Coerver
Ricardo termasuk satu dari dua sosok di Belanda yang mewarisi dan memahami theori pendidikan sepak bola gagasan Wiel Coerver. "Rancangan Pendidikan Menjadi Pesepakbola Ideal," yang diwariskan ke Rene Meulensteen dan Ricardo Moniz. Di Belanda dua sosok ini dipandang sebagai pengembang tehnik sepak bola Wiel Coerver secara lengkap. 

Methoda sepakbola Wiel Coerver menekankan skills individu dan latihan yang terstruktur. Untuk menguasai satu tehnik, dilakukan latihan berulang-ulang. "Jika kita mengagumi bintang, maka kita harus mengikuti pola latihan dan profesionalitasnya." Coerver juga menuntut pelatih menguasai materi dengan sempurna. "Seorang pelatih harus bisa memberi contoh gerakan dan trik yang diajarkan." 


PSSI Tamtama
Wiel Coerver (3 Desember 1924 - 22 April 2011) mantan pelatih dan pemain sepak bola Belanda. Pernah melatih Tim Indonesia Tamtama 1975-76. Setahun sebelumnya ia sukses membawa Feyenoord Rotterdam meraih Juara Piala UEFA, sekaligus klub Belanda pertama yang berhasil meraih gelar itu.

Coerver dijuluki Einstein Sepak bola karena kontribusinya bagi kemajuan sepak bola dunia. Ia punya ungkapan terkenal: “Sepak bola 20% pakai kepala, 20% pakai kaki dan 60% dengan hati. Jadi bermain bola sejatinya menggunakan perasaan. " 

Kepada sepakbolanda, Moniz mengatakan bahwa pelatih ibarat ayah bagi semua anak-anak asuhannya. Dia melakukan dengan sepenuh hati. Moniz mengenal Coerver sejak tahun 1981 di klub Eindhoven. "Sejak itu kami merasakan kecocokan. Dan saya beruntung bisa terus mendapatkan ilmu dan pembelajaran dari Wiel." 

Hubungan mereka sangat kuat. Coerver pernah berpesan pada Ricardo: "Kamu harus melanjutkan pekerjaan saya." Tidak mengherankan jika Moniz mempersembahkan gelar The Double bersama The Red Bull Salzburg (Juara Liga dan Juara Nasional Cup Austria) kepada mendiang Wiel Coerver yang meninggal se tahun sebelumnya. 

Cinta Indonesia
Ricardo menuturkan kepada Sepakbolanda bahwa Wiel Coerver sangat cinta Indonesia. "Bagi Wiel Indonesia adalah negeri keduanya. Dia sering cerita tentang Indonesia. Dia punya koleksi ukiran. Di rumahnya banyak sekali ukir-ukiran kayu, dari berbagai bentuk dan rupa."



Pengalaman Pemain dan Pelatih
Moniz berkarir sepakbola profesional dari 1981- 1993 di Klub Eindhoven, HFC Haarlem,  RKC Waalwijk , FC Eeklo, Helmond Sport. Jika karir sepak bola ditempuh dalam 11 tahun, karir pelatihnya lebih panjang lagi.

Sejak 1994, setahun setelah gantung sepatu dia langsung menjadi pelatih. Sejak 1994 VV Nuenen,  1997 Al Jazeera Emirat Arab (Direktur Akademi), 1998 Feyenoord Rotterdam (technical coach), 1999 Grasshoppers Zürich (Coach Teknis), 2004 Jong PSV (Coach), 2005 Tottenham Hotspur (Skills Coach),  2008-2010 Hamburger SV (Technical Coach / Caretaker), 2012 Red Bull Salzburg ( Coach), 2012-13 Ferencváros Hongaria (Coach), 2014 Lechia Gdańsk Polandia (Coach) dan TSV 1860 München Jerman (Coach).

Johan Cruyff
Dalam tugas sebagai coach membesut tim sukses antara lain dengan Red Bull Salzburg, Moniz membaurkan methoda skill individu pemain dari Coerver dengan Total Footbal gaya Johan Cruyff di era tahun 1970an. "Saya mengembangkan methoda Coerver untuk skill individu dengan strategi Total Footbal khas Belanda era awal tahun 1970an." Menurutnya tim yang memiliki skill dan stamina baik, bisa menjalankan strategi serempak menyerang dan serempak bertahan. "Dalam soal strategi saya menganut prinsip Johan Cruyff yang memungkinkan semua pemain bisa mencetak gol."  



Fisioterapi
Selain menangani berbagai klub sebagai pelatih skills, personal trainer, juga sebagai coach, Ricardo Moniz juga memiliki sertifikat sebagai fisioterapi. "Saya bisa meraih ini semua berkat didikan ibu saya yang keturunan Indonesia. Kami dididik untuk pantang menyerah dan kerja keras."  

Ditanya soal kelemahannya, Ricardo mengakui dirinya kadang terlalu 'langsung.' "Saya kadang kurang diplomatis dalam penyampaian. Tapi maksud saya baik. Saya sayang pada anak-anak didik. Dalam hal itu saya mirip juga dengan Wiel." 

Robin van Persie
Sepakbolanda melihat pengakuan langsung dari Robin van Persie, Edgar Davids dan Nigel de Jong yang mencari Ricardo Moniz ketika sedang terpuruk. "Ketika prestasi sedang kendor, saya diam-diam berlatih dengan Ricardo," ungkap Robin van Persie mengenai masa sulit di Feyenoord.

Dari pengalaman yang panjang dan pengakuan dari berbagai pemain, membuktikan kualitas Ricardo Moniz sebagai pewaris methoda Coerver dan membalut dengan Totaal Voetbal. Seperti halnya Coerver yang tidak selalu 'difahami' oleh lingkungannya, Moniz juga mengalami hal yang sama di tempat dia menyebarkan ilmunya.  
"Tapi saya selalu mencoba bangkit, dengan karakter pantang menyerah yang diturunkan dari ibu. Ini yang ingin saya tularkan pada anak-anak muda."

Tidak banyak pelatih yang masih mau memberi contoh gerakan yang ingin dicapai oleh para pupilnya. Moniz sangat senang bekerja di lapangan dan memberikan motivasi yang dibutuhkan anak-anak.  Sepakbolanda menilai bahwa saat ini di era PSSI yang baru yang bekerja serius mengembangkan pendidikan usia dini, sudah seharusnya merekrut Ricardo Moniz.



NOTE: Mohon menghargai karya tulis. Jika Anda mencantumkan sebagian atau seluruh tulisan ini ke website atau dinding Anda, mohon mencantumkan sumber www.sepakbolanda.com Terima Kasih. 

3 komentar:

Arab Credit Group mengatakan...

Assalamualaikum wr.wb


Kami adalah perusahaan pinjaman online terkemuka yang menyediakan layanan yang sangat cepat dan mudah dengan suku bunga rendah untuk pinjaman, tujuan utama kami adalah untuk membantu Anda dalam membangun bisnis Anda dan membuat Anda mandiri secara finansial. Anda harus siap untuk mengembangkan bisnis Anda dan memberi diri Anda dan keluarga Anda kehidupan yang lebih baik dan kesempatan untuk lebih nyaman dengan kehidupan, jangan hanya duduk di sana dan berharap semuanya akan berbalik. ini adalah kesempatan Anda untuk bebas dari semua hutang Anda, dan meningkatkan status keuangan Anda, meminta sejumlah pilihan Anda dan kami akan menyediakannya untuk Anda dalam waktu kurang dari 3 hari. ini adalah kesempatan yang telah Anda doakan, hubungi kami hari ini dan Anda akan sangat senang Anda melakukannya.

Hubungi kami dengan.
Perusahaan: Arab Credit Group
Email: Arabcreditgroup@gmail.com

Wahyu S Handoko mengatakan...

Assalamualaikum
Data pribadi
Negara: Indonesia
Nama: Wahyu Sapto Handoko
Email: wahyusaptohandoko256@gmail.com
Alamat: Jl. Sukarela rt.02 / 05 Paninggilan, Ciledug, Tangerang
Sudah empat tahun sekarang saya telah memberikan kesaksian tentang bagaimana saya meminjam Rp1,2 miliar dari ibu Helen dan beberapa orang meragukan saya karena tingkat penipuan online. Ibu Helen Wilson telah memberi saya satu hal lagi untuk tersenyum karena setelah menyelesaikan angsuran pinjaman bulanan yang saya pinjam sebelumnya, saya memohon kepada Ibu Helen bahwa saya ingin pergi untuk ekspansi bisnis lebih lanjut sehingga saya meminta tambahan Rp3,7 miliar setelah melalui saya proses hukum. pinjaman itu disetujui oleh manajemen mereka dan saya menerima pinjaman saya dalam waktu kurang dari 48 jam di rekening bank BRI saya. Saya tidak memiliki tantangan dengan bank karena Mrs. Helen Wilson dan tim manajemen pinjaman WEMA Finance telah dianggap sebagai pemberi pinjaman yang sah baik di Amerika Serikat, MALAYSIA, INDONESIA dan Rumania, sehingga tidak ada masalah sama sekali.
Untuk pinjaman apa pun, saya sangat merekomendasikan Ibu Helen Wilson hari ini dan selalu
Email: (helenwilson719@gmail.com)

WA: +1-585-326-2165

Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sri Astuti mengatakan...

Assalamualaikum
Nama saya Sri Muji Astuti. Saya seorang pemilik bisnis yang menjual kosmetik dan pakaian. Untuk sementara, saya telah mencari pemberi pinjaman pinjaman yang dapat saya pinjam untuk menumbuhkan bisnis saya dan juga menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Pengalaman pertama saya dengan pemberi pinjaman internet sangat buruk dan saya kehilangan jumlah 24 juta karena saya mengajukan 800 juta untuk meningkatkan bisnis saya. Setelah pengalaman saya, saya berjanji pada diri sendiri bahwa saya tidak akan pernah meminjam dari internet karena saya ditipu.

Jadi, suatu hari saya dengan setia membaca artikel di blog dan setelah saya selesai membaca, saya pergi untuk memeriksa bagian komentar untuk mengetahui pendapat mereka. Saya melihat komentar oleh Yeyes Ristintares, seorang wanita bisnis besar dan dia berbagi cerita tentang bagaimana dia meminjam pinjaman besar dari perusahaan tempat Ms. Helen Wilson bekerja.

Kemudian, saya memutuskan untuk menghubungi Yeyes Ristintares dan saya menceritakan kisah saya kepadanya tentang bagaimana saya kehilangan 24 juta dari pemberi pinjaman yang buruk. Saya masih ingat dengan jelas bagaimana dia memberi tahu saya bahwa semua pencarian saya untuk pemberi pinjaman yang andal sudah berakhir. Dia mengirimi saya emailnya dan saya mengiriminya email untuk memastikan karena saya tidak ingin kehilangan uang lagi. dia membalas saya dan mengatakan saya harus menghubungi perincian perusahaan tempat Ny. Helen Wilson bekerja dan saya akan menerima pinjaman saya tanpa penundaan dan saya harus mencoba untuk membagikan kabar baik saya sehingga orang lain selamat dari pemberi pinjaman yang buruk.

Jadi saya menghubungi Ny. Helen Wilson melalui email: (helenwilson719@gmail.com) dan dengan nomor WA-nya: +1-585-326-2165. Ini adalah email Yeyes Ristintares: (yristintares@gmail.com) yang saya hubungi.
Setelah saya menghubungi perusahaan pinjaman, saya diminta untuk menyerahkan segala sesuatu yang diminta dari saya sebagai peminjam dan setelah beberapa saat, pinjaman itu disetujui untuk saya dan saya menerima pinjaman saya tanpa penundaan atau segala bentuk tekanan.
jadi, saya menambahkan informasi pribadi saya kepada siapa saja yang mencari pemberi pinjaman yang dapat dipercaya untuk menghubungi saya dan saya siap membantu Anda karena saya ingin orang lain diselamatkan dari pemberi pinjaman yang buruk. Hubungi saya melalui email saya: srimujiastuti93@gmail.com

Saya berdoa agar ALLAH akan memberikan mereka yang membutuhkan pinjaman untuk melihat kisah saya sehingga mereka dapat diselamatkan seperti saya. Saya selalu siap memberikan bantuan kepada siapa saja yang membutuhkannya, jadi jangan ragu untuk menghubungi saya kapan saja karena saya tidak membuat orang saya jatuh ke tangan pencuri.