Kamis, September 08, 2016

Nainggolan Korban Coach Baru Belgia

Bintang sepakbola keturunan Indonesia menjadi korban peralihan juru racik timnas Belgia. Roberto Martinez hanya memberi Radja Nainggolan 6 menit jelang akhir pertandingan saat menjamu Siprus.


Keputusan Roberto Martinez yang diasisteni mantan striker hebat Prancis, Arsenal dan Barcelona Thierry Henry ini punya dua sisi mata uang. Satu pihak mengecewakan karena Radja Nainggolan jadi tidak mendapat porsi di tim serba bintang ini.

Bermodalkan sederetan pemain kelas atas dunia, memudahkan pelatih membentuk skuad terbaik. Selasa silam bertandang ke Siprus, Belgia bermodalkan pemain-pemain :





  • Thibaut Courtois (11-05-1992) Chelsea FC 
  • Simon Mignolet (06-03-1988) Liverpool FC 
  • Matz Sels (26-02-1992) Newcastle United FC
  • Thomas Vermaelen (14-11-1985) AS Roma 
  • Jan Vertonghen (24-04-1987) Tottenham Hotspur FC 
  • Toby Alderweireld (02-03-1989) Tottenham Hotspur FC 
  • Kevin De Bruyne (28-06-1991) Manchester City FC 
  • Steven Defour (15-04-1988) Burnley 
  • Mousa Dembélé (16-07-1987)Tottenham Hotspur FC
  • Leander Dendoncker (15-04-1995) RSC Anderlecht 
  • Marouane Fellaini (22-11-1987) Manchester United FC 
  • Thorgan Hazard (29-03-1993) VfL Borussia Monchengladbach 
  • Christian Kabasele (24-02-1991)Watford FC 
  • Nicolas Lombaerts (20-03-1985) FC Zenit St-Petersburg 
  • Jordan Lukaku(25-07-1994) SS Lazio 
  • Romelu Lukaku (13-05-1993) Everton FC 
  • Dries Mertens (06-05-1987) SSC Napoli 
  • Axel Witsel (12-01-1989) FC Zenit St-Petersburg 
  • Thomas Meunier (12-09-1991) Paris Saint-Germain FC 
  • Kevin Mirallas (05-10-1987) Everton FC 
  • Eden Hazard (07-01-1991) Chelsea FC 
  • Radja Nainggolan (04-05-1988) AS Roma 
  • Divock Origi (18-04-1995) Liverpool FC 
  • Michy Batshuayi (02-10-1993) Chelsea FC 
  • Christian Benteke (03-12-1990) Crystal Palace 
  • Yannick Carrasco (04-09-1993) Club Atlético de Madrid 

Bukti dari kesuksesan pertama Martinez di ajang resmi Kualifikasi Piala Dunia 2018 Rusia. Dengan permainan yang atraktif Team Setan Merah menggilas tanpa ampun Siprus. Jalan menuju putaran akhir tampaknya tidak akan sulit bagi Belgia. 

Sisi lain dari sistem baru ini mengorbankan keturunan Indonesia. Tiga tempat dirubah. 
Belakang: Jordan Lukaku yang bermain lemah di persahabatan lawan Spanyol, digantikan Thomas Vermaelen. 
Tengah: Posisi tengah dirubah juga. Martinez pelatih asal Spanyol ini lebih memilih Marouane Fellaini dari pada Radja Nainggolan. Alasannya karena dengan midfielders Axel Witsel dan  Fellaini menjamin stabilitas di lini tengah. Dengan alasan:

"Saya pilih Fellaini ketimbang Nainggolan karena dengan sistem yang kita pilih (3-4-3) membutuhkan pemain tengah yang bertahan di zona. Sedangkan Radja menjelajah dan cenderung model "box-to-box," papar pelatih yang sejak 3 Agustus 2016 resmi menangani timnas Belgia. 
Untuk sementara ini kesabaran dan mental Radja diuji lagi. Semoga sang "Ninja"  tahan dan tetap semangat. Dia akan memenangkan persaingan ini. Ini bukan kali pertama anak Batak itu menghadapai tantangan. Sejak kecil dia mengalami kehidupan berat.

Fakta-fakta Mengejutkan Tentang Radja Nainggolan

Walaupun sudah sukses di liga Italia, namun dia tetap tidak langsung diterima masuk timnas Belgia. Pelatih terdahulu Marc Wilmots mengatakan bahwa Radja bukan pilihan terbaiknya. Setelah beberapa tahun dan muncul berbagai pro-kontra akhirnya dia masuk juga di tim utama Belgia yang berlaga di Euro 2016 di Prancis.