Minggu, Mei 08, 2016

Sepakbola bukan Pohon Singkong !


Sementara di Indonesia masih sibuk membicarakan KLB dan bentuk organisasi sepakbolanya, di dunia lain sudah melakukan trobsan berani.

Suriname dan Curacao dua negara bekas jajahan Belanda sudah mulai membidik pemain keturunan kelahiran Belanda. Indonesia juga bisa melakukan itu. Kita punya aset luar biasa sepakbola di Belanda. Ratusan pemain dan praktisi sepakbola yang punya darah #keturunan Indonesia.


Potensi Besar


Pelatih, pemain, officials, staf teknis bisa dilumat menjadi minimal lima team sepakbola atau sentra pelatihan sepakbola sekelas Marcel Desailly Soccer Academy di Ghana yang mumpuni. Bahkan dengan mudah team bentukan pemain-pemain keturunan, dalam setahun bisa menjadi juara ASEAN.


Suriname dan Curacao

Sama-sama mantan jajahan Belanda seperti Indonesia, tapi Suriname dan Curacao sudah terlebih dulu sadar dan memanfaatkan aset sepakbola di Belanda. Jalan yang akan ditempuh Suriname adalah melakuan perubahan perundangan yang memungkinkan status Dwi Kewarganegaraan kepada pemain timnas. Sebuah pemikiran yang cerdik.

Gino van Kessel pemain keturunan Curacao

Ambil Kembali

Suriname masih dalam proses, namun Curacao sudah menjalankannya. Dahulu Belanda mengambil budak dan rempah dari wilayah jajahan, sekarang kami ambil pemain sepakbola dari Belanda!!
Dampak keputusan Suriname dan Curacao itu dengan merebut kembali pemain sepakbola dari Belanda, sekarang, Curacao di bawah Patrick Kluivert dan Suriname di bawah Dean Goree sedang bersaing di putaran ketiga menuju Piala Dunia Russia 2018.


Negeri Sabar

Mungkin Indonesia masih punya kesabaran menanti sampai 100 tahun lagi sepakbola bisa bangkit dengan sendirinya. Namun mohon dicamkan bahwa untuk bangkit, perlu ada langkah konkrit. Bukan hanya bertikai sebatas menentukan siapa duduk dimana. Tetapi lebih pada siapa yang melakukan pekerjaan apa?


Pohon Singkong

Sepakbola bukan pohon singkong yang didiamkan saja akan tumbuh sendiri dan memberikan buah yang besar-besar. Penulis adalah orang awam, tapi punya keyakinan kalau kita bisa memanfaatkan sumber daya dan aset sepakbola dari Belanda, kita bisa bangkit lebih baik dan lebih massif.
Posting Komentar