Senin, Mei 09, 2016

PSV Juara Liga Belanda

PSV Eindhoven menobatkan diri sebagai juara liga Belanda, karena Ajax lupa menang. Ditahan imbang de Graafschap, Ajax Amsterdam tersusul PSV di hari akhir, Ahad 8 Mei 2016.

Ribuan massa di Kota Lampu Eindhoven meledak, bersorak gembira setelah wasit di Doetinchem membunyikan peluit panjang dengan akhir imbang 1-1. Hasil imbang antara Ajax dengan De Graafschap ini dipandang sebagai kejutan.


Semua persiapan di Amsterdam untuk perayaan, jadi batal. Di sisi lain PSV Eindhoven pun sejatinya tidak menduga Ajax bakal melepas genggaman gelar juara yang sudah tinggal selangkah. Sebab secara materi dan logika, Ajax seharusnya tidak akan kesulitan mengalahkan de Graafschap yang bercokol di zona bawah. 

Hampir semua kalangan sudah menduga pesta akan digelar di Leidseplein Amsterdam. Inilah tragik dalam sepakbola. Semua bisa berubah dalam hitungan menit. Frank de Boer pelatih Ajax sudah mengantongi sukses 4 kali bersama Ajax, tidak berhasil melengkapi jadi 5. 

Pertandingan di hari terakhir kompetisi membalik keadaan 180 derajat. PSV yang memulai laga di PEC Zwolle sebagai runner-up di bawah Ajax. Dengan selisih jumlah goal dari formasi Amsterdam.

PSV sejatinya menggantungkan nasibnya pada hasil di lapangan lain di Doetinchem antara De Graafschap menjamu Ajax. Pertandingan di hari pamuncak itu memang digelar serempak. KNVB ingin agar tidak ada klub yang lebih dahulu mulai dan lainnya bisa membaca pertandingan sebelumnya. Semua pertandingan digelar mulai 14:30 sore.

Pesta
Dengan kemenangan 1-3 dari PEC Zwolle dan Ajax imbang, maka PSV yang jadi juara. Publik Eindhoven tidak menduga kejatuhan bulan. Maka mereka tidak siapkan pesta untuk hari kemenangan. Baru setelah benar-benar juara, mereka melakukan rapat darurat dan membangun pesta di Alun-Alun Balaikota Eindhoven.

300M
Salah satu keuntungan menjadi juara liga Belanda adalah langsung masuk putaran group di Liga Champions. Kompetisi dengan klub-klub besar dengan pemasukan dari berbagai sudut yang mencapai 20 juta euro atau sekitar Rp. 300 M untuk PSV.