Sabtu, Agustus 29, 2015

Stefano Lilipaly, Sumbang Gol Penting Buat SC Telstar

Pic: RTV NH

Stefano Lilipaly #keturunan #Indonesia berperan penting dalam kemenangan klub barunya di Belanda. Setelah hambatan izin transfer dari klub lamanya teratasi, kini pemain naturalisasi itu bisa merumput lagi.


SC Telstar, Jumat kemarin akhirnya membukukan kemenangan perdana musim ini.  Di kandang sendiri klub berjuluk "Singa Putih" itu mengalahkan FC Emmen 2-1. Juru kunci di Jupiler League ini tertolong oleh gol Stefano Lilipaly, pemain naturalisasi yang sekarang bermain untuk klub yang berbasis di Velzen-Zuid itu.

Fano, panggilan akrab Stefano menciptakan gol pada menit ke 68', dengan memanfaatkan umpan terukur dari kiri. Gol ini sekaligus memecahkan kebuntuan kacamata 0-0. Dari berbagai sumber, Sepakbolanda menyimpulkan bahwa permainan Lilipaly sangat baik Jumat malam kemarin.

Kartu Kuning
Dipasang sebagai gelandang serang, Stefano memanfaatkan ruang dengan tusukan-tusukannya menerobos lini pertahanan lawan. Di menit ke 20' dia mengamas Kartu Kuning setelah melanggar Boy Deul dari FC Emmen.

Banyak Peluang
Peluang-peluang yang tercipta cukup banyak. Jelang akhir babak pertama mantan pemain Consadole Sapporo Jepang itu sejatinya sudah bisa mencetak gol. Namun bola yang sudah hampir mencium mulut gawang, dihalau oleh bek. Pada menit 56' kembali mantan pemain Persija itu mengancam gawang FC Emmen yang dijaga kiper Dennis Telgenkamp.

Pelatih SC Telstar, Michel Vonk kepada media mengatakan dirinya senang dengan kemenangan perdana di putaran ke lima liga Jupiler League musim ini. Kemenangan ini sangat penting dan pemain kelahiran 10 Januari 1990 itu berkontribusi positif pada laga kemenangan ini. "Baik perannya sebagai penyerang maupun, bertahan seperti yang saya minta, dijalankan dengan baik,"  demikian Vonk kepada RTV Noord Holland.

Sementara itu Stefano sendiri kepada media menyebutkan bahwa kemenangan ini merupakan awal dari kebangkitan tim Singa Putih dari Velzen-Zuid. "Setelah lama pasif, akhirnya saya bisa bermain laga resmi. Dan ini sangat baik untuk perkembangan saya dan tim. Semoga kedepannya akan semakin baik."

Eka Tanjung, jadi teringat ketika menyaksikan langsung pertandingan FC Utrecht - PSV Eindhoven 22 Januari 2012. Ketika itu penulis menyaksikan Lilipaly menjalani laga perdana bersama tim Utama FC Utrecht dan langsung mencetak gol. Di luar harapan, gol ini tidak bisa meyakinkan staf pelatih untuk memberi kontrak. Akhirnya itu menjadi awal dari kepindahannya ke FC Almere City.

Semoga saja dari pengalaman di SC Telstar ini, posisi pemain #naturalisasi menjadi makin mantap. Dari kawan-kawan di media sosial Indonesia muncul pertanyaan menarik: Soal status kewarganegaraannya WNI atau Warga Belanda. Dan juga mengenai kontrak resminya. Sebab menurut media Belanda, ia pindahan dari Consadole Sapporo, bukan Persija. Pertanyaan-pertanyaan menarik. Kita nantikan perkembangan selanjutnya.



Posting Komentar