Minggu, Agustus 02, 2015

Jika Ingin Sukses, Arthur Irawan Harus Garang

Sejak musim 2015-2016 ini Arthur Irawan, pemain sepakbola Indonesia di Waasland-Beveren Belgia memiliki pelatih baru. Stijn Vreven mantan bek kanan yang keras. Kalau ingin berhasil di mata pelatihnya maka tidak ada pilihan lain Arthur Irawan harus main keras! Atau dia akan bernasib seperti musim lalu, jarang dipasang.


Stijn Vreven yang menandatangani kontrak dua tahun di klubnya Arthur Irawan, mengharapkan anak-anak asuhannya bermental yang sama. Bermain keras demi memenangkan duel dan pertandingan. Dia tipe pekerja keras dan jelas bukan tipe pemain elegan. Sanksikan cuplikan videonya Vreven ketika bermain di liga Belanda. ADO Den Haag, FC Utrecht dan Vitesse Arnhem.



Dari cuplikan video di atas ini, kita sudah bisa menangkap tipe bek kanan yang sekarang menjadi pelatih Waasland-Beveren. Pesan Jelas Untuk Arthur Irawan. Stijn Vreven, coach baru Waasland-Beveren, klubnya Arthur Irawan di liga tertinggi Belgia, de Jupiler League, adalah mantan pemain bek kanan yang keras. Pernah dia berujar:"Dalam sepakbola, tidak ada salahnya untuk main habis-habisan seperti pertaruhan antara hidup-dan-mati."



Dengan modal filosofi 'siap mati' inilah dia menyeleksi pemain-pemain yang akan diturunkan. Jadi pesan untuk Arthur Irawan adalah, untuk bisa terseleksi oleh pelatih baru mu harus berani main all-out, bertempur di lapangan dengan 'bertaruh' nyawa. 110% effort di lapangan!

Steven Seagal
Eka Tanjung menduga, pelatih yang mirip dengan Steven Seagal, menilai Arthur Irawan terlalu lembut. Bek kelahiran Surabaya ini tidak bertampang segarang seperti Vreven dulu rambut gondrong dan suara serak-serak penyanyi blues.

Betah dan Happy
Dari perbandingan ini saja, Eka Tanjung mengkhawatirkan apakah Arthur Irawan akan betah dan happy berada di tim asukan mantan bek keras ini. Sebab setahu penulis Arthur adalah tipe yang berhati lembut, pemeluk teguh dan cinta sesama. Tidak terbayangkan Athur tega untuk menyikut muka lawan dan mengintimidasi.

Pikirkan Baik-baik
Sebaiknya dipikirkan baik-baik, apakah Arthur akan membuang waktu main di Waasland-Beveren ini. Apakah tidak lebih baik mencari klub yang lebih menggunakan taktis dan teknis semodel Ajax atau Barcelona. Semoga penulis salah duga, dan semoga Arthur sukses di bawah pelatih Stijn Vreven yang garang itu.