Kamis, Februari 12, 2015

Keturunan Ini Menolak Tawaran Ajax

Akademi Ajax Amsterdam menerima banyak lamaran dari bakat seantero dunia. Mereka mengantri ingin mendulang ilmu di sekolah sepakbola yang bermarkas di de Toekomst itu. Namun tidak demikian dengan bakat #keturunan Indonesia yang satu ini.


Pemain keturunan Indonesia Belanda ini pernah menerima tawaran dari Ajax Amsterdam. Thom Haye mengingat kejadian enam tahun silam ketika ia tampil gemilang di tim C1 (U14) di AZ Alkmaar. Ketika itu dia baru saja pindah dari klub amatir Amsterdam, AFC.

Pemain berbakat keturunan Indonesia dari garis ayah itu memang lahir di Amsterdam pada 9 Februari 1995. Di tahun pertama di AZ, Thom langsung menunjukkan kualitasnya. Prestasi gemilang gelandang bertahan itu menyorot perhatian scout pemandu bakat dari Ajax Amsterdam dan berlanjut pada rayuan untuk bergabung dengan Akademi de Toekomst Amsterdam. 



Thom Haye mengakui bahwa tawaran Ajax itu sempat membuat bingung. 'Sebuah pilihan yang sulit, tapi akhirnya, saya pikir mengampil keputusan yang benar untuk bertahan di AZ." 

Di AZ juga Thom Haye melakukan debut sebagai pemain profesional di tim utama pada 23 Februari 2014. Pertandingan perdananya tidak akan cepat terlupakan dari ingatan, karena lawan Ajax di stadion Arena. 'Pertandingan itu sangat istimewa, untuk saya dan keluarga. Debut di Amsterdam lawan Ajax,' ungkap Thom Haye. 

Saat ini pemain keturunan yang kerap memperkuat timnas junior Belanda itu, belum menjadi pemain pilar di AZ. Usianya baru 20 tahun, dan kedepannya dia ingin bermain di klub yang lebih besar. Untuk itu dia ingin bermain maksimal di AZ. 

"Target saya ke depan, main di klub besar, termasuk juga klub papan atas Belanda. Kalau saya bisa bermain bagus di AZ, saya bisa ke Ajax juga. Untuk saat ini saya belum selesai di AZ.  Saya masih muda dan masih bisa lebih bagus lagi. Musim ini dan musim depan saya harus menunjukkan performa terbaik. Setelah itu kita lihat lagi." 

Tautan: