Sabtu, Desember 27, 2014

Timnas Suriname-Belanda Disambut Antusias

Timas Suriname diperkuat pemain keturunan Belanda, menggelar laga persahabatan lawan juara liga Trinidad & Tobago. Walau berakhir imbang 1-1, rakyat Suriname didapuk sebagai juaranya.

Pertandingan yang berlangsung 26 Desember 2014 di Stadion Andre Kamperveen Paramaribo itu mempertemukan timnas #keturunan Suriname-Belanda dengan W Connection, klub juara liga Trinidad & Tobago. 



Walau berstatus friendly match, namun jumlah penontonnya sangat ramai untuk ukuran Suriname. Eka Tanjung yang menyaksikan pertandingan live lewat streaming internet, menghitung sekitar belasan ribu pasang mata. 



Tampaknya rakyat Suriname sangat haus prestasi sepak bola nasionalnya. Dan pihak pemerintah juga ingin menjadi pendukung tim nasional di kancah Piala Dunia 2018.

Pemerintah Dukung
Menteri Pekerjaan Umum Suriname, Rabin Parmessar terlihat dalam sambutannya usai pertandingan. Bahwa dirinya kagum kepada semua pihak yang berhasil menyuguhkan pertandingan menarik di Suriname. "Setelah bertahun-tahun akhirnya kami disuguhi pertandingan sepak bola yang berkualitas. Kita bisa lihat aspirasi masyarakat. Terima Kasih, Terima Kasih, Terima Kasih." 

Pertandingan yang disaksikan semua lapisan di Suriname, dari penonton biasa sampai dengan dua menteri, itu disiarkan langsung di televisi nasional dan juga ditayangkan ke seluruh penjuru dunia lewat STVS .

Tonggak Kebangkitan

Sepakbolanda menyaksikan adanya atusiasme semua kalangan yang diwawancara, seusai pertandingan persahabatan ini. Satu lagi menteri yang disodori microfoon juga memberikan apresiasi pada Asosiasi Sepak bola Suriname (SVB). Sang mentri mengatakan bahwa pertandingan tadi, bukan yang terakhir. Akan menjadi tonggak awal kebangkitan sepak bola Suriname. 

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Asosiasi Sepak bola yang atas semua kerja kerasnya sehingga terlaksana pertandingan ini. Dan kami, kabinet pimpinan Presiden Bouterse akan membawa berita gembira ini menjadi cita-cita yang besar untuk Suriname." 

Dari sambutan dua menteri itu Eka Tanjung dari Sepakbolanda melihat bahwa program "Suriname Menuju Piala Dunia 2018 di Rusia" diperkuat keturunan Suriname dari liga-liga Eropa, semakin dekat kenyataan.


Dwi Warganegara

Sepakbolanda menduga, Suriname akan mensyahkan Undang-undang Dwi Warganegara dalam hitungan bulan. Bukan lagi masalah jadi atau tidak Dwi Paspor. Tinggal menunggu waktu pengesahan UU di Majelis Rendah Suriname. 

Indonesia

Bagaimana dengan Indonesia? Menurut Sepakbolanda, Indonesia sebaiknya memantau dengan seksama perkembangan di Suriname. Jangan tergesa-gesa ambil keputusan. 

Utamakan pembibitan usia dini dan membangun akomodasi primer. Dengan stadion, rumput dan infra struktur standar internasional di pelosok-pelosok kampung, sehingga akan muncul bakat-bakat kelas internasional pula. 

Sumber Pic: STVS
Posting Komentar