Senin, Desember 15, 2014

Kongres Belanda Cari Tahu Masalah Sepak bola

Hari ini Asosiasi Sepak bola Belanda, KNVB menggelar kongres. Negeri Total Football merasa kehilangan jati dirinya dan ingin mencari solusi. 

Hadir pada kongres itu nama-nama besar di persepakbolaan Belanda. Johan Cruijff, Clarence Seedorf, Frank de Boer, Leo Beenhakker dan pelatih timnas Belanda, Guus Hiddink menjadi pembicara pada kongres yang diprakarsai KNVB. Kongres sehari ini berlangsung di stadion FC Utrecht. 




Eka Tanjung dari Sepakbolanda tidak hadir pada kongres ini karena media tidak boleh datang. Pertemuan yang bersifat tertutup itu membicarakan masa depan sepak bola Belanda. Media baru bisa meliput jumpa pers usai kongres, oleh Direktur Sepakbola Profesional KNVB, Bert van Oostveen dan Manajer Teknis KNVB Jelle Goes.

Mengambil judul, "Semua Orang Boleh Bicara" pertemuan ini mengundang partisipasi semua pelatih, direktur teknis, direktur akademi pelatihan, direktur utama semua klab profesional dari Ere dan Eerste Divisie. Mereka akan melihat dan membandingkan dengan kompetisi di negara-negara lain.

Kalau menilai urjensinya, sejatinya situasi Indonesia mirip-mirip Belanda, sama-sama ditinggal jiran-jiran sekeliling. Belgia, Jerman, Austria para tetangga Belanda kelihatan mulai membukukan berbagai sukses. 

Bakat muda mereka lebih sukses dan bermain di liga-liga besar. Sedang pemain Belanda yang mencolok, jumlahnya terbatas.  Oranje sudah kedodoran di laga persahabatan lawan Belgia dan Jerman. 

Sama halnya Indonesia yang seakan sepak bolanya dribbling di tempat. Malaysia, Singapura mulai menuai hasil bertahun-tahun pembenahan sepak bola dan kompetisi. Tamparan paling hangat dirasakan Indonesia baru-baru ini. Dipaksa menelan empat pil kering dan pahit oleh timnas Filipina, The Azkals. Sampai sekarang serak di kerongkongan masih terasa. Bingung antara mau marah atau nangis. 

Dalam menghadapi situasi tidak nyaman ini, ada baiknya untuk saling belajar. Sepakbolanda melihat Belanda mulai berbuat sesuatu. Bagaimana dengan Indonesia?

Publik di Belanda merasa prestasi sepak bola Negeri Total Football sudah beberapa tahun ini terpuruk. Klub-klub Belanda tidak lagi bisa bersaing di Eropa. Jangankan dengan negara besar Italia, Jerman, Spanyol. Dengan klub-klub dari negara dan kompetisi kecil Eropa saja kewalahan.

Terakhir kali klub Belanda, menjuarai Champions League (Piala Eropa 1) Ajax 1995 hampir 20 tahun silam. Klub papan atas Ajax, PSV, Feyenoord kewalahan menghadapi klub-klub dari negeri berkembang di Eropa Timur dan negara kerdil lainnya. 

Belum lagi timnas senior Belanda, selepas Piala Dunia Brazil, mulai melemah. Ditambah lagi penurunan prestasi timnas junior Belanda di ajang internasional. Keprihatinan itu mendorong terselenggarakannya diskusi akbar: mencari penyebab dan solusi program jangka panjang.

KNVB memprakarsai acara diskusi yang berlangsung pada Senin 15 Desember 2014 hari ini. Berbagai nama besar diundang jadi pembicara. Guus Hiddink pelatih timnas Belanda dan sekaligus calon petinggi urusan teknis di KNVB adalah salah satu pemrakarsa. 

Pembicara berasal dari dalam dan luar Belanda. Dari dunia sepak bola dan cabang lain top sport.

Johan Cruyff, Wim Jansen dan Jaap Stam akan menjadi pembicara pada acara diskusi itu. Mereka dinilai memiliki pandangan dan visi baik dalam pengembangan pembibitan usia muda. 

Posting Komentar