Senin, November 03, 2014

Pemain Keturunan Indonesia di Eredivisie Pekan 11

Pekan ini #keturunan Indonesia tampil di berbagai laga liga tertinggi Belanda, de Eredivisie. Berikut rangkumannya. Joey Suk, Kenny Tete dan Mark van der Maarel tidak Main.



Jairo Riedewald

Bek muda Ajax #keturunan Indonesia ini diturunkan pada laga melawan Dordrecht di Stadion ArenA Amsterdam. Pelatih Ajax Frank de Boer memberi kepercayaan pada bek kelahiran 9 September 1996 itu. Jairo dipasang sebagai starter. Pada menit ke 63' ia digantikan oleh Thulani Serero gelandang asal Afrika Selatan. Pertandingan ini berakhir kemenangan telak #Ajax 4 - Dordrecht 0. Jairo sempat berkunjung ke Indonesia, Mei 2014 lalu bersama tim Ajax. Ia berjumpa dengan keluarganya di Indonesia.

Matthew Steenvoorden

Bek #keturunan Indonesia di Feyenoord, Mathew Steenvoorden tidak diturunkan pada laga Feyenoord menjamu Zwolle di stadion de Kuip Rotterdam. Mathew yang mengaku memiliki akar di Semarang itu menjadi pemain cadangan. Pelatih Feyenoord, Fred Rutten memilih Sven van Beek dan Luke Wilkshire untuk menjaga lini Belakang.  2-0

Mark van der Maarel

Bek keturunan Indonesia di FC Utrecht, Mark van der Maarel tidak bermain dalam laga kemenangan 3-1 atas Vitesse Arnhem. Pasalnya karena Mark harus menjalani skorsing karena Kartu Merah yang dideritanya pada laga sebelumnya lawan PSV Eindhoven. Kepada Eka Tanjung dari Sepakbolanda, Mark mengatakan dirinya kecewa dengan skorsing. Pelatih FC Utrecht, Robby Alfen menurunkan Gevero Markiet sebagai penggantinya. Mark van der Maarel diharapkan kembali lagi ke skuad FC Utrecht pada laga berikutnya.

Xander Houtkoop

Gelandang serang #keturunan di ADO Den Haag ini, dimainkan sejak menit ke 57' menggantikan Kevin Jansen. Xander Houtkoop yang mantan pemain Go Ahead Eagles itu kepada sepakbolanda mengatakan bahwa jam terbangnya di Den Haag masig belum sepanjang di Go Ahead. Namun winger kelahiran 26 Maret 1989 itu tetap optimis. "Saya belum sepenuhnya mendapat kepercayaan sebagai starter, tapi saya terus berusaha dengan bermain baik."

Jeffrey Rijsdijk - Joey Pelupessy

Dua pemain #keturunan bersaing pada laga di Deventer. Jeffrey Rijsdijk memperkuat tim tuan rumah Go Ahead Eagles  dan  Joey Pelupessy bermain untuk tim tamu Heracles Almelo. Kali ini tim tamu bermain lebih baik sehingga Joey meraih kemenangan 1-3 dan pulang membawa angka penuh. Dengan kemenangan ini Heracles bisa melepaskan diri dari posisi Juru Kunci liga Eredivisie. Joey Pelupessy digantikan pada menit ke 46' oleh Minalo Koenders.

Jeffrey Rijsdijk mendapat kepercayaan dari pelatih Fooke Booy untuk bermain penuh. Umpan matang Rijsdijk menghasilkan gol pertama Go Ahead lewat sundulan Marnix Kolder di menit ke 8. Situasi berbalik di babak kedua ketika Go Ahead kehilangan satu pemain penting Turuc karena Kartu Merah.

Thom Haye

Sementara itu pemain #keturunan di AZ Alkmaar, Thom Haye juga mendapat kepercayaan pelatih John van den Brom sebagai starter pada laga menjamu Excelsior yang berakhir imbang 3-3. Thom kelahiran 19 Februari 1995 ini berkontribusi dalam salah satu gol AZ. Pertandingan berlangsung menarik dan penuh spektakuler. Thom yang menyandang jersey nomor 20 itu akhirnya ditarik pada menit 67' dan digantikan Ridgeciano Haps.

Tom Hiariej - Joey Suk

Pertandingan Groningen - NAC  sejatinya bisa jadi ajang adu kebolehan antara dua #keturunan Tom Hiariej dan Joey Suk. Namun hanya Tom Hiariej di FC Groningen saja yang diturunkan pada laga di stadion Eurobord Groningen itu. Tom gelandang kelahiran 25 Juli 1988 itu mendapat kepercayaan penuh oleh pelatih Groningen, Erwin van de Looi. Tom bermain dominan dan berkontribusi besar dalam kemenangan atas NAC. Umpan sontekan di menit 2' dimanfaatkan dengan baik oleh Tjaronn Chery. Kedudukan 1-0 itu bertahan sampai wasit meniup peluit panjang.

Sedangkan Joey Suk pemain #keturunan Indonesia yang pernah menjalani proses naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia itu harus puas sebagai pemanain cadangan di NAC Breda. Gelandang 'box-to-box' bernomor jersey 14 itu sejauh kompetisi ini belum mendapat kepercayaan penuh dari mantan pelatih Nebojsa Gudelj maupun pelatih sementara saat ini Eric Hellemons.

Saat ini NAC Breda sedang mencari pelatih baru, disebutkan beberapa kandidat antara lain Erns Faber, asisten pelatih Philip Cocu di PSV.