Selasa, November 25, 2014

Joey Suk Tidak Bisa Lupakan Garuda

Joey Suk pemain keturunan Indonesia yang digadang mampu memperkokoh lini tengah timnas Indonesia, sampai sekarang masih belum tahu masa depannya di Garuda. 

Joey Suk gelandang Box-to-Box yang sebenarnya bisa menjadi pelengkap kekurangan timnas Garuda, sampai sekarang masih tetap mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia. 

Kepada Sepakbolanda, pemain NAC Breda itu kecewa tidak bisa memperkuat timnas Indonesia di AFF. "Padalah se tahun ini saya banyak waktu dan sejatinya bisa bermain untuk Indonesia."

Sepakbolanda melihat Joey Suk jarang dipasang di tim inti NAC Breda, Baik ketika dilatih oleh Nebosja Gudelj maupun sekarang Eric Hellemons, posisi Joey Suk masih belum tetap. Beberapa kali Joey Suk diisukan boleh meninggalkan klub Breda itu dan mencari klub baru.

Walaupun hanya dapat peran pemain cadangan, namun Sukkie, tetap berlatih keras. Kepada Eka Tanjung dari Sepakbolanda, ia menyebutkan sedang melihat peluang bermain di Inggris. "Saya jarang main di Breda. Mungkin di jeda musim dingin (Januari) saya main di Inggris."

Masalah Waktu
Tidak jelas bagaimana Suk bisa mengkombinasikan main sepak bola di Inggris dengan Garuda. Sebab selama ini masalah yang sering terjadi dengan pemain sepakbola keturunan di Eropa adalah perizinan klub melepas pemainnya memperkuat timnas negara Asia.

Timnas Indonesia biasanya menggelar pemusatan latihan lebih dari dua pekan. Sementara klub Eropa biasa melepas pemain selama 5 hari saja untuk memperkuat tim negaranya. Klub juga memikirkan peringkat di kompetisi. 

Kendala Penting
Masalah lain yang dihadapi Joey Suk adalah statusnya yang belum resmi WNI. Proses naturalisasi yang sudah digulirkan terhenti karena PSSI ketika itu didera perpecahan.

Ketika terjadi peralihan kepemimpinan, berkas Joey Suk terbengkalai dan permohonan naturalisasinya jatuh tempo. Sampai sekarang Suk belum diambil supah WNI.