Minggu, November 30, 2014

Inikah Direktur Teknis PSSI Yang Baru?

Sepakbolanda mendapat banyak pertanyaan dari rekan-rekan di media sosial tentang satu nama. Sosok asal Belanda ini konon Direktur Teknis PSSI yang baru. 

Dua nama yang disebutkan pada pekan kedua November 2014 adalah Wim Koevermans dan Pieter Huistra. Eka Tanjung dari Sepakbolanda mencoba merinci dua nama ini.

Wim Koevermans, bernama lengkap Wilhelmus Jacobus Koevermans lahir 28 Juni 1960 di Vlaardingen, dekat Rotterdam. Koef adalah mantan pelatih timnas India selama dua tahun (2012-2014.)

Pebola Koevermans
Bek ini mengawali karir pemain sepak bola profesional di FC Vlaardingen 1978-1980. Paling lama di Fortuna Sittrad, delapan tahun (1980-1988). Dua musim kemudian ke FC Groningen  1988-1989. Pernah satu kali memperkuat timnas Belanda, Oranje 25 Mei 1988, laga persahabatan lawan Bulgaria. Wim sekaligus merupakan bagian dari tim Belanda yang sukses juara Eropa bersama Gullit dan van Basten.  Tahun 1990 mengakhiri karir sebagai pemain sepak bola.

Karir Pelatih 
Tahun 1990 menjadi asisten pelatih FC Groningen selama empat musim.  Menjadi pelatih RBC selama dua musim. Musim 1995-1996 melatih N.E.C. Nijmegen. Setelah kosong dua tahun, melatih MVV tahun 1998-1999 selama tiga musim.

Tahun 2001 menjabat sebagai staf dosen dan scouting di KNVB. Antara 2002 sampai 2008, Wim Koevermans menjadi pelatih timnas Jong Oranje. Setelah enam tahun melatih Jong Oranje, 1 September 2008 Koevermans sebagai pelatih dan scout di Asosiasi Sepak bola Irlandia. Bahkan di tahun 2010, ia dipercaya membesut timnas U21 Irlandia.

Pengalaman Asia
Juni 2012 di usia 52 tahun dia memulai karir sebagai pelatih timnas India untuk dua tahun. Pengabdian di AIFF, PSSInya India berakhir 7 Oktober 2014 lalu. Sayang pertandingan terakhirnya ditutup dengan kekalahan 3-2 dari timnas Palestina.

Timnas India
Dalam wawancara dengan Volkskrant baru-baru ini, Koevermans mengatakan bahwa selama dua tahun menukangi The Blue Tigers julukan timnas India, banyak perubahan positif yang diraih. "Selama melatih timnas India, tugas saya merubah gaya permainan. Dalam hal itu kami mengalami kemajuan besar. Setiap pertandingan, kami bermain baik dan mendapat peluang besar. Tapi sayang itu ternyata tidak mencukupi," ungkapnya kepada de Volkskrant.

Sejatinya AIFF menawari jabatan direktur teknis pada Koevermans, namun dia menolaknya. Melihat pengalamannya sebagai pencari bakat dan pelatih di Belanda, Irlandia dan India maka Koevermans bisa dikategorikan punya cukup pengalaman, termasuk di Asia. Dia bisa pula menjadi penghubung antara KNVB dengan PSSI.  

Kandidat lain yang juga disebutkan diberbagai media dan juga rekan-rekan dari pengamat sepak bola Indonesia adalah Pieter Huistra
NOTE: Mohon menghargai karya tulis. Jika Anda mencantumkan sebagian atau seluruh tulisan ini ke website atau dinding Anda, mohon mencantumkan sumber www.sepakbolanda.com Terima Kasih. 

Posting Komentar