Minggu, November 30, 2014

Huistra Direktur Teknis PSSI?

Pieter Huistra berrangkulan dengan Gio van Bronckhorst

Pieter Huistra atau Pieter Oustra disebut sebagai Direktur Teknis PSSI. Sepakbolanda menerima pertanyaan tentang dua nama ini, dan mencoba memaparkan bio datanya.

Eka Tanjung dari Sepakbolanda tidak bisa menemukan nama Pieter Oustra di dunia sepak bola Belanda. Barangkali penulisan di media Indonesia mengacu pada ucapannya.Nama Belanda menyulitkan lidah orang yang belum terbiasa mengucapkannya. "Oustra" mungkin berasal dari ungkapan "Huistra" yang dibaca jadi "Houstra atau Oustra."


Update 30-11-14: Walaupun belum ada pengumuman resmi, namun beberapa kawan yakin Pieter Huistra bakal jadi Direktur Teknis. 
"Nama Pieter huistra bukannya sudah dipilih jadi dirtek sejak 20 November kemarin. Media belum blow up beritanya," tulis Anthony Hsu kepada Djenol Tanjung di Facebook seraya melampirkan foto Pieter Huistra bersama Sekjen PSSI, Joko Driyono. 

Selain itu Noor Arif Budiman menulis: "Kemarin hari kamis sudah mulai meninjau pembinaan usia muda. Kebetulan Villa 2000 FC jadi yg pertama dikunjungi Beliau."  

Ditambahkan:"Pieter juga ke ASIOP, Bina Taruna dan RMFA. tanggal 3, 5 dan 8 Pieter memantau uji coba TimNas O16 dan O19 di Stadion Patriot Bekasi."

Walaupun sepakbolanda belum mendapat konfirmasi dari pihak PSSI maupun dari orang bersangkutan, setelah menampilkan sosok Wim Koevermans, kali ini dicoba menyoroti Pieter Huistra. Karena nama ini sudah disebut media Tanah Air tanggal 10 November lalu. Lihat lampiran di bawah ini.


Pemain Bola
Pieter Egge Huistra kelahiran Go├źnga, propinsi Friesland, 18 Januari 1967. Bakat winger ini sudah sejak di klub kecil Drachtster Boys, diakui banyak pihak. Karir profesional dimulai di Groningen pada 5 September 1984, pada kompetisi liga Eredivisie lawan FC Volendam.

Tiga musim di Groningen, Pieter disewakan ke BV Veendam, yang ketika  itu baru naik ke liga teratas. Tampil baik, akhirnya direkrut pelatih Kees Rijvers ke FC Twente. Winger Kiri itu menjadi pilar di Twente dan tembus timnas Belanda. Cedera menghalangi Pieter untuk lolos seleksi timnas Belanda ke Piala Dunia 1990.

Pieter Huistra memperkuat timnas Belanda sebanyak 8 kali.  Tahun 1990, ia direkrut Glasgow Rangers, Skotlandia. Selama lima tahun Huistra memperkuat The Gers, selalu juara Liga Skotlandia. 


Cedera Tendon
Tahun 1995, ia tampil dua musim di J-League memperkuat Sanfrecce Hiroshima, ketika itu dilatih Wim Jansen. Dari Jepang dia bermain di Lierse SK Belgia. Selama di Belgia dia mengalami cedera berat Tendon Achilles. Ia mengakhiri karir sepak bola di RBC Roosendaal, tanpa sempat bermain. Sepanjang karirnya ia menjalani 397 laga resmi dan mencetak 71 gol. 


Pelatih
Karir pelatih dimulai di FC Groningen. Sejak 2001 sampai 2005 ia menjadi direktur pembinaan usia dini di Groningen. Tahun 2003 meraih sertifikat Coach Betaald Voetbal, lisensi pelatih. 

Huistra menjadi asisten pelatih Aad de Mos, di Vitesse Arnhem antara 2005 sampai 2008. Pada 3 April 2009, Huistra hijrah ke Akademi Ajax. Awalnya sebagai asisten pelatih Marco van Basten. Pada tahun yang sama, musim 2009/2010, Huistra dipercaya sebagai pelatih Jong Ajax.

Musim 2010/2011 dia memulai karir sebagai pelatih utama di FC Groningen, menggantikan Ron Jans yang pindah ke sc Heerenveen. Musim pertama di Groningen bisa terbilang sukses, dengan urutan lima di Eredivisie. 

Hasil ini membuahkan perpanjangan kontrak se tahun di Groningen. Namun di tahun kemudian prestasi Groningen kurang memuaskan. Klub Belanda Utara itu hanya meraih posisi 14. Akhirnya FC Groningen memutus kerjasama. Ia memulai petualangan baru sebagai pelatih kepala di De Graafschap musim 2012/2013. 

Di musim pertamanya ia membawa De Graafschap ke urutan 8. Dan musim berikutnya Pieter Huistra diputus kontrak karena mengalami persilangan pendapat dengan sebagian besar supporter mengenai strategi. 

Pengalaman
Sepakbolanda menilai Pieter Huistra memiliki pengalaman panjang dalam melatih tim muda. Dia berpenampilan tenang dan tidak banyak bicara. Bahkan sebagian kalangan menilainya cenderung 'pemalu.' Salah satu hobby Pieter adalah membaca dan makan kuliner internasional. Mungkin saja Pieter Huistra memilih untuk bekerja di Jakarta karena ingin sering makan Kerak Telor. 


Sepakbolanda menyambut gembira pemilihan direktur teknis dari Belanda. Hal ini bisa menggalakan kerjasama Belanda dan Indonesia di bidang sepak bola. Sebab kedua negara sudah berbagi sejarah panjang.

Sumber: 

NOTE: Mohon menghargai karya tulis. Jika Anda mencantumkan sebagian atau seluruh tulisan ini ke website atau dinding Anda, mohon mencantumkan sumber www.sepakbolanda.com Terima Kasih. 
Posting Komentar