Jumat, Oktober 24, 2014

Klub Arthur Irawan Bantu Indonesia

Waasland-Beveren

Waasland-Beveren, klub Arthur Irawan gelar acara galang dana untuk panti asuhan Indonesia. Sabtu ini laga kandang lawan KRC Genk dikhususkan bagi yayasan Fajar Baru. 


Sepakbolanda terkejut gembira memperoleh kabar bahwa klub Arthur Irawan di Belgia, Waasland-Beveren memberi perhatian khusus bagi rumah penampungan anak kurang mampu Fajar Baru di Jakarta.  


Lelang Jersey
Gagasan yang dicetuskan dua biarawati asal Indonesia di Belgia itu, berisikan kegiatan pengumpulan dana dari klub Waasland-Beveren. Semua pemain akan mengenakan jersey khusus berlogo Fajar Baru pada Sabtu 25 Oktober. 


Usai pertandingan jersey itu akan dilelang online selama 10 hari. Hasil penjualannya disumbangkan untuk rumah penampungan di Jakarta. 

Harga Ticket
Klub liga tertinggi Belgia itu juga akan mendonasikan € 1,- dari setiap ticket pertandingan hari itu kepada Fajar Baru. Penonton juga ditawari menyumbang dengan membeli gula-gula seharga € 3,- yang mana hasilnya juga akan disumbangkan.


Di situs Waasland-Beveren disebutkan bahwa Fajar Baru bukan rumah yatim piatu, tetapi  rumah penampungan anak-anak kurang mampu. "Kami menampung anak-anak yang tidak terurus karena orang tuanya tidak mampu," ungkap Koen Vondenbusch dari Fajar Baru. 

CSR
Bagi klub Waasland-Beveren, inisiatif ini bukan kali pertama. Sebagai klub yang peduli sosial atau menerapkan prinsip CSR (corporate social responsibility) maka gagasan ini langsung disambut positif. "Kami memiliki pemain dari Indonesia, bek kiri Arthur Irawan. Dia berasal dari Jakarta dan mendukung gagasan ini," ungkap Valy Van de Merlen dari klub Waasland-Beveren.


Eka Tanjung dari Sepakbolanda kagum menerima laporan ini. Klub sepak bola profesional masih memperhatikan kondisi di bagian lain bumi. Klub ini menunjukkan kepedulian pada sesama. 

Sport-Sosial
Pilihan membantu Indonesia, lantaran ada pemain Arthur Irawan, dampak positif adanya pemain Indonesia di sebuah klub Eropa. Awalnya Waasland-Beveren mungkin hanya mengenal Indonesia sebagai salah satu negara Asia. Tapi dengan kehadiran Arthur dan aksi galang dana ini masyarakat Belgia secara umum jadi mengenal kondisi Indonesia dan persepakbolaannya. Walaupun sekarang mungkin masih dipandang, banyak anak kurang mampu dan sepakbolanya masih kurang berkembang, namun kerjasama bisa membawa Indonesia mengentaskan kemiskinan dan juga meningkatkan kualitas sepak bolanya. 


Perdana?
Aksi bakti sosial baik, tapi yang lebih baik lagi jika Sabtu nanti itu bukan saja dua suster yang membuka pertandingan secara simbolik. Tapi harapannya Arthur Irawan juga bisa melakukan penampilan perdana membela timnya di Belgia ini. Karena pada akhirnya dia harus membuktikan sebagai bek kiri yang tangguh!