Selasa, Agustus 05, 2014

Ezra Walian Berlatih Keras

Setelah sukses melakukan acara bakti sosial di Indonesia, Ezra Walian pemain #keturunan Indonesia mulai kembali dengan latihan keras menyiapkan kompetisi baru.


Ditemui di Bussum, Ezra sedang melakukan latihan fisik dan tendangan di lapangan Bussumse Football Club. Latihan private ini berlangsung selama dua jam penuh. Menurut Glenn Walian, latihan ini diperlukan untuk memulihkan stamina dan kondisi putranya Ezra.



Selama hampir empat pekan Ezra nyaris tidak melakukan latihan secara serius. Walaupun memberikan berbagai clinics dan pelatihan di Jonggol, Bandung serta Manado namun itu berbeda dengan latihan menjelang pertandingan kompetisi.

Tahun 2014 ini untuk kedua kalinya, Ezra memberikan pelatihan kepada pemain bola cilik dari Bandung, Jonggol dan Manado. Kali ini Ezra dan Glenn dibantu Lizzy, kakak Ezra yang juga memberi asistensi latihan. Jumlah pesertanya tahun 2014 ini juga jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya.


"Kami sedianya memperkirakan jumlah peserta sekitar 80 orang. Tapi yang datang 100 lebih." demikian Glenn Walian kepada Sepakbolanda mengenai luapan peserta clinics. Lonjakan jumlah peserta, tidak mengendurkan semangat bakat muda di tim A1 junior Ajax Amsterdam itu.


Berbekal tekad ingin berbagi ilmu dan kegembiraan, keluarga Walian dari Amsterdam membawa seratusan seragam Ajax. Seragam itu sumbangan Ajax Foundation untuk kegiatan bakti sosial Ajax. 

Selain memberi clinics, keluarga Walian juga mengunjungi RS Anak Habibie di Bandung, klinik HIV, Panti Asuhan dan Sekolah Autis. Kunjungan itu memberikan dampak psikologis yang besar pada pemain berusia 16 tahun itu. "Sebuah pengalaman yang menakjubkan. Dan gembira bisa melihat wajah anak-anak yang ceria.” 

Kegiatan selama tiga pekan itu juga menjadi perhatian publik di Belanda. Ajax bangga melihat salah satu pemainnya memperhatikan kalangan lemah dan anak-anak yang kurang beruntung. Ajax dan Ajax Foundation lewat situsnya menulis bahwa, Ezra merupakan wajah dari organisasi yang secara sosial bertanggungjawab dan peduli pada sesama. 

Sepakbolanda berharap semoga Ezra makin semangat menunjukkan kemampuan sepak bola nya di Belanda. Pada akhirnya dia bisa memberikan suntikan semangat pada bocah-bocah di panti asuhan untuk lebih semangat belajar dan berlatih.