Selasa, Juli 08, 2014

Piala Dunia: "Van Gaal Cari Pemecahan Tersulit"

Dua hari usai laga perempat final Piala Dunia, lawan Kosta Rika, Belanda masih saja membicarakan pergantian kiper dari Cellissen ke Krul di menit ke 119. Van Gaal dipuja oleh rekan sesama pelatih.


Keputusan menarik kiper Jasper Cellissen yang bermain baik dan melakukan penyelamatan fantastik beberapa menit sebelum usai perpanjangan waktu, dipandang sebagai langkah berani dari Louis van Gaal dan stafnya.

Van Gaal sendiri belakangan mengakui bahwa pergantian kiper itu bukan tanpa risiko. "Bagus hasilnya untuk kita. Sebab dengan menyiapkan Krul, berarti saya harus membiarkan pemain lapangan yang sebenarnya secara fisik sudah saatnya diganti," seperti dikutip harian de Telegraaf.



Van Gaal memutuskan memasukan Tim Krul karena jangkauan lengannya yang lebih panjang. Di samping itu Jasper Cellissen, belum pernah menahan tendangan pinalti, dalam karir profesionalnya. Keputusan yang ternyata tepat, mengantarkan Belanda menyingkirkan Kosta Rika dan melaju ke babak semi final bertemu Argentina.

Guus Hiddink
Pujian datang dari rekan-rekan seprofesi. Pelatih legendaris Guus Hiddink, menyebut pergantian kiper itu sebagai: "Excellent." Kepada media Belanda, mantan pelatih Australia dan Rusia itu melihat hasil kerjasama dan persiapan staf yang baik. "Staf teknik mempersiapkan ini dengan baik. Bentuk kerjasama yang fantastis. "

Hiddink yang pernah menukangi Korsel itu juga menambahkan:"Jangan dilupakan penyelamatan luar biasa yang dilakukan Jasper Cillessen jelang akhir perpanjangan waktu. Itupun sangat penting,"pungkasnya.

Dick Advocaat
Pelatih berkaliber, Dick Advocaat acung jempol pada Louis van Gaal. "Dia adalah pelatih terbaik Belanda sepanjang masa. Itu sudah saya katakan juga sebelum Piala Dunia." Advocaat yang bergelar Jendral Kecil itu menambahkan, "Louis sudah meraih berbagai sukses bersama klub. Lebih dari itu, dia kerap memilih pemecahan yang tersulit. Pelatih yang bisa memaksimalkan tim ini adalah Louis."  Advocaat juga memuji pergantian Krul-Cillessen. "Itu keputusan yang secara psychologis sangat berani. Kosta Rika jadi bingung dan berfikir: Apa ini yang terjadi? "

Bert van Marwijk
Pelatih timnas Belanda yang empat tahun silam di Afrika Selatan sampai ke babak final, Bert van Marwijk kagum teristimewa pada Arjen Robben. "Luar biasa hebat dan betapa bugarnya dia, luar biasa," tutur Van Marwijk sembari mengungkapkan rasa iri "kalau saja empat tahun lalu kondisi fisik Robben sebugar sekarang."

Messi
Soal peluang lawan Argentina di semi-final, Guus Hiddink melihat ada celah. "Kalau kita melihat kualitas tim ini, kita punya kepercayaan diri.  Tentu saja Argentina punya Messi yang bisa membuat kejutan, tapi kita juga punya Robben yang bisa memberi kejutan.”
Posting Komentar