Sabtu, Juni 14, 2014

Publik Belanda Tidak Percaya Oranje Menang 5-1

Sehari setelah kemenangan telak timnas Belanda atas Spanyol di Brasil, publik Belanda belum juga menyadari bahwa pertandingan ini terjadi. Apa yang menyebabkan kemenangan besar Belanda, 5-1?


"Ada apa ini?"  demikian bunyi pertanyaan penonton yang menyaksikan pertandingan Spanyol vs Belanda pada babak group B Piala Dunia di Brasil. Laga istimewa karena mempertemukan dua tim yang bermain final empat tahun lalu di Afrika Selatan.



Spanyol difavoritkan dalam laga ini karena berstatus sebagai juara bertahan. Ditambah lagi, Spanyol sebagai negara pemasok tim-tim yang merajai Eropa Leagua dan Champions League (Sevilla, Atletico Madrid dan Real Madrid). Sementara Belanda dipandang masih belum selesai menemukan sistem permainan 5-3-2 atau 4-3-3.

Pengamat sepak bola di Belanda pun dibuat bungkam. Johan Cruyff yang nota bene adalah pengamat tajam timnas Oranje, menyatakan Belanda belum siap di Brasil. Kematangan dinilai baru akan tercapai pada Piala Dunia 2018.

Publik Belanda di Brasil maupun di Belanda sendiri masih belum percaya dengan hasil 'tidak normal', 'di luar batas kemanusiaan' ini. Banyak pendukung fanatik yang berharap Belanda menang, tapi tidak ada yang bisa membayangkan akan menang 5-1 dari Juara Dunia. Prediksi skor jelang pertandingan pun seri 0-0, 1-1 atau paling banter 2-0 untuk Belanda.

Jum'at malam 13 Juni, hari yang takkan terlupakan bagi Belanda. Seperti juga disampaikan kapten Belanda, Robin van Persie, man of the match. Kepada televisi Belanda, Van Persie menyebutkan bahwa "kemenangan 5-1 ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan."

Bahkan striker lain Belanda, Arjan Robben dari Bayern Muchen menyebutkan bahwa dirinya masih belum bisa membayangkan ini benar-benar terjadi. Striker yang sudah banyak merasakan kemenangan dan mencetak gol di banyak turnamen besar mengatakan:"Membayangkan kembali gol-gol lawan Spanyol itu masih merinding."

Pertanyaan sekarang adalah apa penyebab kemenangan besar itu?

Louis van Gaal
Pelatih Loius van Gaal beberapa hari menjelang laga lawan Spanyol berani memprediksi bahwa Belanda mungkin bisa membuat kejutan lawan Spanyol. Selain memiliki pengalaman dan keahlian menganalis lawan, bakal pelatih Manchester United ini pandai mengombinasi pemain muda dan tua.

Timnas Belanda ini tampak sangat kompak dan hangat. Tidak ada persaingan antar pemain. Persoalan band kapten yang selalu jadi masalah di timnas Belanda, sudah sejak awal ditegaskan bahwa Robin van Persie adalah komandan timnas Belanda. Pengukuhan band kapten terjadi di Jakarta. Ketika Wesley Sneijder kehilangan band kapten dan berpindah ke Robin van Persie.

Sampai hari ini Sneijder masih tetap mengungkapkan sakitnya kehilangan band kapten, namun dia memahami posisinya yang harus tunduk pada keputusan pelatih. Van Gaal menilai Sneijder kala itu tidak fit dan terlalu gemuk.

Pilihan pada Van Persie tampaknya sangat cocok dan kerjasama tim semakin baik. Kemudian Van Gaal secara gamblang selalu mengatakan. "Dalam tim Oranje, saya pastikan tiga pilar yang posisinya tidak perlu diperdebatkan. Robin van Persie, Arjen Robben dan Kevin Strootman."

Tiga pemain inilah sebenarnya yang menjadi inti timnas Belanda. Selebihnya adalah pemain muda yang perlu mendapat bimbingan dan bisa belajar dari Robben dan Van Persie. Kebanyakan pemain muda dari liga nasional Belanda. Bahkan Van Gaal berani membawa pemain yang baru saja pindah dari Divisi 2.

Keberanian Van Gaal inilah yang menjadi pondasi pengembangan pemikirannya untuk sistem 5-3-2
ketika menghadapi tim menyerang seperti Spanyol dan Chile. Dan akan kembali ke sistem 4-3-3 ketika berhadapan dengan Australia yang lebih defensif.

Usai kemenangan 5-1 atas Spanyol, Robin van Persie kepada media Belanda mengatakan bahwa 'Sistem yang dipikirkan Van Gaal, berjalan seperti yang dia kehendaki."

Hal penting disampaikan Arjen Robben usai kemenangan ini. "Mari kita berpesta malam ini. Tapi besok kita harus kerja keras, untuk menghadapi Australia dan Chile. Kita baru punya 3 poin,  belum punya apa-apa. Mari menginjak bumi lagi!"
Posting Komentar