Sabtu, Mei 24, 2014

Enam Keturunan Indonesia Terdegradasi

Enam pemain #keturunan Indonesia harus menelan pil pahit setelah klub mereka terdegradasi dan merosot ke divisie lebih rendah. 

Ard van Peppen, Jeffrey Leiwakabessy, Navarone Foor, Jordy Tutuarima, Dennis Gentenaar dan John Heitinga harus mencari pemecahan lain dalam karir sepakbolanya. 

Ard van Peppen bek kiri Roda JC yang pertama kali melihat kenyataan pedih itu. Klubnya mendiami urutan terbawah sampai di akhir kompetisi tidak mengalami pergeseran. Van Peppen dan 13 pemain lainnya Roda JC harus pergi dari Kerkrade dan mencari klub lain. Sejauh ini belum jelas kemana van Peppen akan bermain sepak bola.

Navarone Foor, Jordy Tutuarima, Jeffrey Leiwakabessy dan Dennis Gentenaar dari NEC Nijmegen. Mereka terdegradasi setelah kalah dalam laga play-offs lawan Sparta Rotterdam. Akhirnya klub yang menampung terbanyak pemain #keturunan ini harus tersingkir dari Eredivisie dan memulai kompetisi depan di Jupiler League. 

Navarone Foor dan Jeffrey Leiwakabessy mengumumkan tetap bertahan di Nijmegen dan bermain di Divisi 2. Sementara itu Jordy Tutuarima tidak mendapat perpanjangan kontrak dan sekarang harus mencari klub lain. Dennis Gentenaar, kiper berpengalaman akhir tahun lalu sudah mengumumkan akan menggantungkan sarung tangan. 

Dan kabar terbaru di antara enam pemain #keturunan ini adalah Johnny Heitinga. Bek keturunan Indonesia harus mencari klub lain setelah klub Inggrisnya Fulham terdegradasi.  Sungguh sangat pahit bagi John Hetinga dan Sepakbolanda. Sebab beberapa bulan lalu John masih punya impian bisa terseleksi timnas Belanda ke Brasil. 

Fakta sekarang adalah Heitinga tidak ke Piala Dunia di Brasil, Sepakbolanda bersedih karena tidak ada Radja Nainggolan di Belgia dan John Hetinga di Oranje. Semoga pemain-pemain #keturunan ini bisa menemukan klub baru mereka yang lebih baik.