Minggu, April 13, 2014

Pebola Indonesia di Final Seleksi Men United

Nino Bolang bersama Ezra Walian

Satu pebola muda Indonesia berhasil lolos babak final seleksi Men United. Striker 18 tahun kelahiran Jakarta akan bersaing dengan ratusan bakat Belanda.


Nino Bolang pada 23 April ini akan berusaha keras menunjukkan performa terbaiknya menandingi 300 pebola lainnya. Impiannya adalah lolos ke tim inti Men United yang terdiri dari 24 pemain dan kiper. Team pilihan ini, akan bertarung di Copa Amsterdam 7-8-9 Juni 2014 di Olympia Stadion lawan tim-tim tangguh Eropa dan Brasil. 



Tahun 2014 ini Copa Amsterdam memasuki edisi ke 10 dan seperti tahun-tahun sebelumnya diikuti tim U19 dari klub-klub tangguh dunia. Antara lain:
  • AFC Ajax (U19 Ajax Amsterdam), 
  • Hamburger SV (Jerman), 
  • Panathinaikos (Yunani), 
  • Cruzeiro EC (Brazil), 
  • Fluminense (Brazil), 
  • Men United (Belanda) 


Nino, bernama lengkap Benigno Mandela Bolang itu memanfaatkan peluang yang ditawarkan pada bakat Indonesia untuk mengikuti seleksi Men United. Sejatinya seleksi ini ditujukan bagi pemain muda yang berdomisili di Belanda. 

Bakat Indonesia
Tetapi Ed Kuijper, organisator Men United dan Copa Amsterdam menjamin kepada Sepakbolanda bahwa bakat Indonesia pun berpeluang unjuk kebolehan di depan publik dan scouts Belanda. Sepakbolanda menyambut gembira tawaran ini. Karena menyadari bahwa kesempatan ini merupakan trial bagi para bakat dari Indonesia di depan pengamat Eropa.

Seleksi final Men United pada 23 April 2014 ini akan berlangsung di kompleks Akademi de Toekomst milik Ajax Amsterdam. Selama di Belanda, Nino juga akan mengikuti scoutingcamps dan juga masterclass Juventus di Belanda. Semoga kehadirannya di Belanda, membawa manfaat besar bagi perkembangannya menuju pribadi yang lebih matang.


Pemain Pertama
Nino Bolang melihat kesempatan ini sebagai peluang baik. Walaupun dia akan masuk sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang menjajal seleksi tahap final Men United, tapi ini tidak membuatnya sombong. "Oom Djen, saya belum pernah menjajal di Eropa, dan saya akan berusaha maksimal."

Selama ini pemuda kelahiran Jakarta, 24 April 1996 itu sudah lebih setahun bermain sepak bola di Australia, Club Ryde Saint United dan Inglewood United SC
.

Selain bermain di klub Australia ini, Nino juga mengikuti berbagai camps di Negeri Kanguru untuk mengasah kemampuannya. Dia pernah mengikuti pelatihan di AC Milan Academy di Sydney.
Nino dan Tarida mengapit Andrea Icardi, direktur AC Milan Academy Australia.

Menurut Tarida Alisastroamidjojo, ibu kandung Nino, sepak bola bukan sekedar cita-cita Nino. "Menjadi pemain sepak bola adalah cita-cita Nino dan juga pesan dari mendiang ayahnya, (Boy Bolang red.) sebelum berpulang 2004." 

Almarhum Boy Bolang adalah mantan petinju amatir kelas welter yang berhasil meraih gelar berturut juara nasional di era 1960-1970an. Selain itu Bolang mengukir sejarah sebagai promotor tinju pertama Indonesia yang berhasil mengantar petinju Indonesia meraih gelar juara dunia. (Ellyas Pical, juara WBC.) 


NB: Untuk info mengenai seleksi Men United, tahun-tahun mendatang bisa menghubungi info[et]sepakbolanda.com