Minggu, April 06, 2014

Oranje: V/d Vaart Melempem, Karena Pisah dengan #keturunan

Pic: Zimbio.com

Raphael van der Vaart gelandang HSV sedang terpuruk. Prestasinya kurang memuaskan di Liga Jerman, dan dikhawatirkan Rafa tidak bisa memperkuat timnas Oranje di Brasil.

Legendaris sepakbola Belanda, Johan Cruyff kepada media Jerman berharap mantan pemaian Ajax Amsterdam ini bisa cepat pulih dan menemukan kembali performa terbaiknya.

Menurut Maestro Cruyff, timnas Belanda membutuhkan Van der Vaart untuk memperkuat lini tengah Belanda. Ia dinilai memiliki kualitas individu yang sangat dibutuhkan, dalam transisi dari bertahan ke serangan. 

Serbalanda bisa memahami pemikiran Johan Cruyff. Lini tengah ini memang membutuhkan kerativitas ketika, Kevin Strootman dikhawatirkan tidak bisa memperkuat timnas Oranje. 


Serbalanda juga mencemaskan pendapat Cruyff tidak akan digubris oleh pelatih timnas Belanda, Louis van Gaal. Sebab sebelumnya sudah ada aturan main untuk bisa lolos seleksi timnas Belanda, harus main konstan di klub. 

Hal ini tidak terjadi pada Raphael van der Vaart. Lebih menarik lagi sebenarnya mencari tahu mengapa prestasi Van der Vaart menurun belakangan ini? Orang lain mungkin punya pendapat yang berbeda-beda, tapi sepakbolanda melihatnya karena Raphael merindukan mantan istrinya Sylvie Meis. 

Dia dan ibu dari putra semata wayangnya Damian, resmi berpisah sejak 4 Desember 2013 lalu melalui keputusan pengadilan di Amsterdam. Perpisahan dengan seorang istri ber #keturunan Indonesi, akan sangat membuat menderita. 

Penderitaan ini sampai lima bulan setelah perpisahan, masih belum bisa diobati sehingga berpengaruh pada prestasinya. Hilang sudah harapan. Walaupun sudah menemukan pendampingnya atau pacar barunya, di Sabia Engizek, yang nota bene adalah mantan istri Khalid Boulahrouz.

Sekarang Raphael hanya bisa meratapi nasibnya. Kedepannya semoga dia bisa memetik pelajaran, "Jangan Sakiti #keturunan!"