Selasa, Januari 28, 2014

Yussa Nugraha Malah Diundang KNVB


Bocah Surakarta di klub VV Scheveningen, tidak perlu lama-lama meratapi kegagalan lolos seleksi Akademi ADO Den Haag. Belum seminggu, striker 12 tahun sudah menerima undangan dari asosiasi Sepakbola Nasional Belanda, KNVB. Apakah Yussa akan dinaturalisasi oleh Belanda?

"Om Djen, ini bagaimana? Yussa menerima surat panggilan dari KNVB. Padahal kan dia WNI. Apakah akan jadi masalah?" tulis Eddy Nugraha mengenai surat undangan dari asosiasi sepak bola nasional Belanda untuk putranya. 

Sepakbolanda turut kaget gembira mendapati kabar lewat Whatsapp itu. Belum sepekan si Jerapah Asia itu menerima penolakan dari ADO Den Haag setelah melakukan dua trial, sudah dipanggil oleh schout lain. Menyisakan kecewa namun tegar, Yussa kembali ke kompetisi seperti sedia kala di VV Scheveningen, klubnya Leroy Resodihardjo, keturunan Indonesia. 

Penggalan Surat KNVB untuk Yussa Nugraha


Eddy Nugraha juga menyertakan salinan surat dari KNVB yang masuk. Sebagai WNI yang cinta Tanah Air, Eddy dan Yussa sempat kebingungan. Apakah kalau memenuhi undangan dari KNVB ini akan berarti Yussa membuka diri untuk menjadi warga negara Belanda. Dan apakah akan kehilangan parpor Indonesianya? 

Link: Program Jeugdplan Nederland

Dalam surat yang menyertakan daftar nama 32 pemain berbakat di wilayah Barat, KNVB menyebutkan: 



Artinya kurang lebih: "Berkat prestasi sepak bola di klub, kamu menarik perhatian para pemburu bakat dari KNVB. Maka dari itu kami mengundang untuk mengikuti pertandingan penyaringan untuk program Jeugdplan Nederland. Atas nama staf teknis KNVB regio Barat, kami pengucapkan selamat atas undang ini."   


Jika Sepakbolanda mengamati surat itu maka, prestasi Yussa menarik perhatian tim penjaring bakat di asosiasi sepak bola Belanda. Mereka akan menggelar sesi saringan untuk program Jeugdplan Nederland

Sepakbolanda tidak khawatir, Yussa Nugraha akan menjadi warga negara Belanda. Selain karena program ini tidak ditujukan langsung untuk seleksi timnas junior Belanda, juga karena Yussa memiliki kecintaan yang tebal pada negara kelahirannya. 

Tautan: