Sabtu, Desember 28, 2013

Jake van Bronckhorst Ikuti Jejak Sang Ayah

Jake van Bronckhorst pemain muda di tim junior Feyenoord Rotterdam, tampaknya mewarisi bakat ayahnya. Usianya baru 12 tahun, tapi sudah menduduki posisi lapangan yang lebih penting dari Giovanni van Bronkhorst, sang ayah. 


Dijumpai di stadion de Kuip Rotterdam, usai laga Feyenoord menjamu PEC Zwolle, 21 Desember lalu, Jake dengan ramah menyatakan bermain di tim junior D3 Feyenoord. Dia senang bermain sepakbola di klub yang melekat dengan keluarga Van Bronckhorst. 


Jake sebagai putra Giovanni yang menjabat sebagai asisten pelatih tim utama Ronald Koeman, sudah terbiasa dengan kehidupan sepak bola profesional. Wajahnya seringkali muncul di acara-acara penting dan sesi potret. 

Jake, pegang bendera bersama Joshua dan Gio van Bronckhorst.
Pengalaman menghadapi publik ini yang membuatnya tidak sungkan dan 'takut' menghadapi pertanyaan dari wartawan. Didampingin sang opa, Victor van Bronckhorst, Jake dengan santai menjawab pertanyaan sepakbolanda.com 

Posisinya di D3 adalah sebagai Gelandang Pengatur serangan, seperti gelandang berbakat di Feyenoord, Jordy Clasie. "Saya berposisi sebagai gelandang, seperti Jordy Clasie." Dengan posisi yang fital ini dia bisa sangat penting untuk tim. 


Rekan satu tim di D3 juga terdapat pemain keturunan Indonesia. Daniel Deutz, ayahnya pria Belanda dan ibunya wanita Indonesia. Seperti diungkapkan Victor van Bronckhorst kepada Sepakbolanda. "Daniel ayahnya Belanda totok, dan kalau ibunya blasteran Jawa-Batak," terang Victor van Bronckhorst kepada Sepakbolanda.

Selain Jake dan Daniel, masih banyak nama #keturunan di Feyenoord Rotterdam.  
Posting Komentar