Rabu, Desember 04, 2013

Ezra Walian, Tidak Berhenti di Tempat

Ezra Walian, striker #keturunan di Ajax Amsterdam jadi langganan tim A1 asuhan Orlando Trusfull. Pada laga lawan Roda JC A1, Ezra kembali dimainkan separoh pertandingan dan mencetak satu gol.

Seperti sudah menjadi langganan. Ezra16 tahun sudah sering dipasang di tim A1 dengan rata-rata usia antara 18 dan 19 tahun. Tampaknya usia tidak menjadi masalah bagi remaja keturunan dan pencinta Indonesia itu. Di kompetisi A1 nasional, Ezra turut menyumbangkan satu gol pada kemenangan telak 7-1 di lapangan de Toekomst Amsterdam, 30 November 2013. 
Bermain di tim di atas usianya, membiasakan Ezra berhadapan lawan lebih tua dan berfisik lebih kuat. Sepakbolanda menangkap penyampaian Wim Jonk, direktur pendidikan Ajax bahwa bahwa Ezra memang memiliki instink luar biasa dan ia juga punya kekuatan fisik di atas rata-rata pemaian se usianya.

Ezra yang secara resmi tim A2, tetapi kerap dipanggil di tim A1. Sepakbolanda melihat Ajax ingin mempersiapkan Ezra menjadi striker utama di A1. Mengingat beberapa pemain yang sekarang di A1 sudah akan ditarik ke tim Jong Ajax atau bahkan Ajax 1.  
Salah satu contohnya adalah Ricardo Kishna, striker A1 yang mencetak 3 goal pada laga lawan Roda JC. Ricardo tampaknya diproyeksikan untuk tim utama. Ezra menggantikan perannya sebagai striker A1. Ezra dipercaya mengganti Ricardo di menit 46'. 

Sepakbolanda melihat bahwa hubungan Ezra dengan pelatih Orlando Trusfull sangat baik. Hal itu diamini pula oleh Glenn Walian, ayah Ezra kepada Sepakbolanda. Sebagai akademi pendidikan sepakbola, Ajax tampaknya sangat puas dengan perkembangan bakat keturunan Indonesia ini. Tidak heran jika dalam waktu dekat akan ada berita gembira tentang Ezra Walian.

Timnas Belanda

Paralel dengan perkembangannya di Ajax, Ezra juga menjadi idaman timnas Belanda U17 yang sedang berupaya lolos putaran akhir piala Euro2014 U17.  Menuju ke Piala Eropa 2014 itu Oranje masih harus menjuarai Grup 3. Tiga negara dalam grup Belanda adalah Prancis, Austria dan Zwedia. Belanda ditunjuk sebagai tuan rumah babak grup terakhir yang digelar pada 20, 22 dan 25 Maret 2014 ini. KNVB masih harus menentukan lokasi pertandingan.

Demikian hasil pengundian di Nyon Prancis, 28 November lalu untuk UEFA European Under-17 Championship mulai 9 Mei 2014 di Malta. Pemenang setiap grup saja yang bisa lolos putaran akhir bersama negara tuan rumah Malta. 
Posting Komentar