Jumat, Oktober 11, 2013

Ini Alasan, Oranje Ingin Maksimal Lawan Hungaria

Timnas Belanda, Jum'at malam menjamu Hungaria dalam kualifikasi Piala Dunia 2014. Kendati Oranje sudah lolos ke putaran akhir, namun tetap akan tampil maksimal di dua laga terakhir. Hungaria dan Turki.


Tekad timnas Belanda meraih angka maksimal didasarkan pada keputusan FIFA menempatkan "top seeds" di  delapan grup di Brasil nanti pada tujuh negara terbaik menurut ranking FIFA. 

Negara ke delapan yang difavoritkan adalah Brasil, sebagai tuan rumah. FIFA akan mendasarkan kedudukan peringkat teratas ranking FIFA yang diterbitkan 17 Oktober 2013 ini.

Sebagai negara yang diunggulkan FIFA, kemungkinan di grupnya nanti tidak akan bertemu negara kuat. Minimal tidak akan bertemu dengan negara sesama top ranking 8 FIFA. Belanda pun ingin juga menghindari perhelatan lawan negara 'kuat'  di putaran grup. 

Saat ini Belanda berada di luar tujuh besar ini. 



Dengan kata lain, kalau Belanda ingin posisinya naik dari posisi 9 maka sebelum 17 Oktober ini harus meraih tambahan nilai dari hasil dua pertandingan terakahir di  grup D. Dengan motivasi ingin mengambil alih posisi Uruguay atau Belgia, maka syaratnya Oranje harus main habis-habisan. 



Belanda harus meraih angka maksimal menang lawan Hungaria dan Turki dengan angka yang telak. DAN itupun masih belum memadai untuk bisa mengejar Belgia (6) dan Uruguay (7). Berarti Belgia atau Uruguay harus kalah minimal satu dari dua pertandingan bersisa di grup. 

Belgia memimpin:



Amerika Latin (Uruguay)

Belgia hanya membutuhkan satu point saja dari dua pertandingan (Kroasia dan Wales) untuk memastikan lolos ke Brasil. Jika timnas Setan Merah, mengalami satu kekalahan dan Belanda menang dari Hungaria dan Turki, maka Belanda akan menggeser Begia dari tujuh besar. 

Sementara itu Uruguay menghadapi masalah yang lebih serius. Luis Suarez dkk harus menang dua laga terakhirnya lawan Ekuador dan Argentina (sudah aman). Tapi dengan daya gedor Edison Cavani dan Luis Suarez dan Argentina sudah aman, maka Uruguay pun tampaknya tidak mudah tergeser. 

Dan sebenarnya Belanda pun tidak perlu mempermasalahkan 'problem mewah' ini, sebab Sepakbolanda menilai bahwa tim juara tidak perlu takut lawan berat di awal atau di akhir turnamen. 

Posting Komentar