Rabu, Oktober 23, 2013

Dua Keturunan Sudah Latihan di Vitesse Arnhem

Rencana keberangkatan Ananda Ray Jayadi, bakat Makassar ke Belanda mengingatkan pada dua keturunan di Vitesse Arnhem, usianya sama-sama 12 tahunan. Akankah mereka berkumpul?

Sepakbolanda kaget campur senang membaca berita "Kuat Kaki Kiri, Bocah Ini Terpilih Main Bola di Belanda."  Wah ini benar atau bohong? Kalau benar Ananda berangkat untuk tiga bulan ke Vitesse, maka ini merupakan trobosan baru bagi remaja Indonesia untuk mengenal budaya sepakbola di Benua Biru. Dan lebih asik lagi kalau memang jadi ke Vitesse, dia bisa jumpa dengan dua pemain keturunan Dylan van den Berg dan Jarrel Lopulalan.



Dua pemain keturunan ini bermain di tim junior U14 di Vitesse Arnhem. Sepakbolanda sempat menjumpai kedua bakat muda ini di pelatihan di kompelks Papendaal yang moderen itu. Dylan memiliki darah Indonesia dari kakeknya yang kelahiran Purwakarta. Sedangkan Jarrel adalah bakat keturunan Maluku. 

Berikut itu laporan gambar dari latihan rutin Dylan dan Jarrel di Vitesse U14. Pelatih di klub-klub Belanda terlibat langsung dalam pelatihan. Pelatih Ruud Knol terjun langsung bersama anak-anak asuhannya. 

Semoga saja, Ananda Ray Jayadi benar-benar bisa ikut merasakan latihan di Vitesse. Dua pelatih asal Belanda bisa menepati janjinya. Dan sepakbolanda akan langsung memberi laporan dari Arnhem, kalau Ananda sampai di sana. Semoga!








6 komentar:

Jori Sahanaya mengatakan...

Wah keren nih...talenta2 keturunan,mudah-mudahan dapat berkembang menjadi Pemain prof yang baik di masa mendatang.
Yang ini juga perlu di tulis berita nya bung http://www.psvjeugd.nl/spelers/767
Sekarang masuk di Tim Belanda Under 16 Jaell Hattu, salam dari tanah air bung.

Eka Tanjung mengatakan...

Baik bung, kami akan pantau juga sepak terjang Jaell Hattu di PSV. Semoga semakin banyak bakat keturunan Indonesia bisa berkumpul.

azrie daeng swijaya mengatakan...

Saya sebagai σяαηƍ makassar senang banget dengan berita ini,, talenta2 dri makassar gk pernah absen mengharumkan timnas indonesia!! Dri jaman'a Ramang sampai sekarang jaman zulkifly syukur,abdurrahman latief, hamkah hamzah dan rasyid bakri. Mudah2n nasib'a lebih bagus di banding irvin museng Чªήğ pernah berlatih di ajax ya om!! Ewako mangkasara!!!

Eka Tanjung mengatakan...

Betul bung Azrie,

Banyak pebola ternama dari Makassar dan Makassar #keturunan Tionghoa berkontribusi untuk timnas dan mengharumkan nama Indonesia. Semoga Andanda benar-2 bisa sampai Belanda.

Anonim mengatakan...

http://garudasoccer.com/artikel-5384-ssb-hasanuddin-kedatangan-pelatih-dan-pencari-bakat-dari-belanda


ini ada kabar lainnya om....

MEDISCH ARTICLE mengatakan...

semoga tidak seperti talenta-talenta lainnya yang saat sudah senior justru tidak berkembang atau hanya bermain di liga amateur .... yah seperti raymond soeroredjo kemanakah dia ?? Donovan partoesoebroto juga..