Sabtu, Oktober 19, 2013

Celah Bakat Indonesia, Tembus Klub Belanda

Klub-klub Belanda menggunakan berbagai cara untuk bisa menemukan bakat sepak bola. Salah satunya menggelar sesi 'talentendag.' 


Penyaringan bakat yang umum disebut 'Talentendag"  atau hari talenta diselenggarakan setiap musim liburan. Puluhan bakat cilik diundang untuk melakukan test individual maupun pertandingan 4 x 4.

Para scout dari klub memperhatikan, di sisi lapangan, gerak-gerik pemain yang dinilai berpotensi sebagai bakat unggulan dan cocok untuk klub. Para scout berebut untuk mendapatkan diamond yang akan dipoles. Penjaringan berlangsung di setiap wilayah atau regio, Noord-Holland, Zuid-Holland, Drenthe, Zeeland atau wilayah lain.


Di penghujung hari, panitia mengumumkan nama-nama pemain terbaik yang akan menjalani seleksi pada sesi selanjutnya. Klub-klub besar Belanda bekerjasama dengan klub lokal mengundang para bakat berdasarkan kelompok usia. Uang pendaftaran untuk aktivitas sehari ini tergolong tidak mahal. Sekitar € 25 atau Rp. 380 ribu.
  • Pupil F kelahiran (2006, 2007)
  • Grup E kelahiran (2005, 2004, 2003)
  • Grup D kelahiran (2002, 2001)
Sebagai contoh saja, klub kondang Ajax, FC Utrecht, SC Heerenveen dll mengirimkan scout (pemburu bakat)  ke sesi yang diselenggarakan oleh JongerOranje. 

Seperti bisa kita lihat di tabel bawah ini:

Pada Selasa 22 Oktober di klub JSV Nieuwegein digelar penjaringan bakat. Scout yang datang meninjau dari FC Utrecht, klubnya #keturunan Edwin Soenarto, Irfan Bachdim, Mark van der Maarel dan juga Stefano Lilipaly. Untuk pendaftarannya sudah 'VOL'  alias Penuh.

Rabu 23 Oktober 2013, giliran ASC Waterwijk Almere yang menjadi penyelenggara. Para bakat yang terdaftar akan diamati oleh para pemburu bakat dari Almere City FC dan Ajax Amsterdam.

Sehari kemudian 24 Oktober 2013, klub Oranje-Wit yang jadi panitia. Para bakat unggulan di sekitar Dordrecht ini merupakan bidikan akademi Sparta Rotterdam yang melahirkan Lerin Duarte (Ajax) dan Danny Blind (asisten pelatih Oranje.)

Dan terakhir 25 Oktober di ASV Dronten, diselenggarakan saringan dengan tujuan untuk mengisi akademi sepakbola SC Heerenveen.



Bakat Indonesia
Sepakbolanda menemukan celah, bahwa seleksi ini bukan saja ditujukan bagi bakat Belanda saja. Sebab peserta tidak diharuskan anggota klub amatir Belanda. Bakat "tanpa klub" pun bisa mengikuti tes ini dan menjadi perhatian berbagai scout.

Bagi publik Indonesia, situs berbahasa Belanda memang menyulitkan untuk pendaftaran dan menemukan informasi penting. Tetapi Sepakbolanda bisa menjadi perantara dalam hal pengurusan maupun akomodasi selama di Belanda.

Sebagai gambaran saja bahwa sesi buru bakat ini dilakukan setiap musim liburan di Belanda. Musim Panas (Juli-Agustus), Musim Semi (April), Musim Gugur (Oktober) dan Musim Dingin (Desember.)

INFO:
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan 'talentendag'  di Belanda ini Sepakbolanda bisa dihubungi lewat email: info [at] sepakbolanda.com


Posting Komentar