Kamis, Agustus 15, 2013

Perjuangan Panjang Lilipaly Berbuah Manis

Debut Stefano Lilipaly di timnas Indonesia akhirnya terjadi juga dan langsung memberi kesan baik dalam kemenangan Garuda 2-0 atas The Azkals. Perjuangan seorang keturunan yang berbuah manis.

Setelah tertunda sejak 2011 karena berbagai alasan, akhirnya gelandang Almere City FC itu bisa merealisasikan impiannya memperkuat timnas Garuda. Debutnya lawan timnas Filipina, ditandai dengan assist yang menghasilkan gol perdana Greg.

Sudah dua tahun ini Fano, panggilan akrab Stefano berminat dan hilir mudik Amsterdam-Jakarta untuk meraih impian ini. Pemain yang disumpah WNI pada 10 Oktober 2011 itu sering kali harus berurusan dengan pihak klub yang tidak selalu memberi izin berangkat ke Indonesia untuk memperkuat timnas Indonesia.

Sebelumnya Stefano sudah nekad pergi ke Indonesia dengan mengorbankan gajinya dipangkas di Almere City, untuk bisa bergabung dengan timnas dan bermain melawan Arab Saudi. Namun pengorbanan itu belum menghasilkan seleksi. Walau sempat kecewa namun dia tidak putus asa. Sebuah sikap yang perlu diapresiasi.

Jelang pertandingan persahabatan lawan Filipina pun, Stefano mengeluhkan pada Sepakbolanda, karena klub tidak selalu mendukung keinginannya. Akhirnya dengan perjuangan dan argumentasi yang jelas, ia mendapatkan waktu 4 sampai 5 hari.

Usai laga ini maka Stefano akan langsung terbang kembali ke Belanda, Kamis. "Jum'at saya sudah harus muncul di klub lagi (Almere City FC red.)"  Ia hanya mendapatkan waktu 4 sampai lima hari meninggalkan klub. "Klub menggunakan regulasi FIFA yang memberi waktu 4 hari untuk timnas."  

Bagi pemain kelahiran 10 Januari 1990 ini kesempatan yang singkat pun tidak jadi masalah. "Yang penting saya ingin main maksimal untuk timnas Indonesia," tulisnya kepada Sepakbolanda.com

Sikap profesional dan perjuangan yang panjang memang sudah merupakan porsi setiap pemain sepak bola profesional. Jatuh dan bangkit kembali. Seperti pepatah mengatakan:

"Bukan kejatuhannya yang menjadi ukuran, tapi kemampuan bangkit setelah jatuh menandakan kebesaran," 

Tulisan terkait:



9 komentar:

Mendoan mengatakan...

lilipaly mainnya bagus...
pergerakan tanpa bola+penempatan posisinya...

ade Gufron mengatakan...

ahay, ga sia-sia fano dateng jauh-jauh dari belanda buat timnas :)

Anjani Sausan mengatakan...

Saya sampai menitikan air mata, ketika bang Fano ada di tengah lapangan bersama mengumandangkan lagu Indonesia raya. Tingkatkan terus prestasimu bang Fano melangkah pasti bersama timnas dan klub idaman mu. Bang Joey Suk tirulah kawanmu...

Anonim mengatakan...

Stefano lilipaly teknikmu dan dribbling oke semoga musim depan bersinar di klubnya ya dan jadi legenda timnas indonesia

Anonim mengatakan...

menanti joey suk untk timnas.suk tidak ad kabar ya lg.ap dia sudh lupa.

eko sinchan mengatakan...

ternyata temen2 bnyk juga yg ngedukung joey suk...
Bagaimana kita menyampaikan keinginan kita ke PSSI agar joey suk dinaturalisasi ya?? Bukan hanya joey suk saja, masih ada xander houtkoop dan mark van der marel yg jg ingin membela timnas indonesia.
Smg tdk terlambat seperti radja nainggolan.

CLA10 mengatakan...

bedankt broer

Anonim mengatakan...

Untuk mendukung naturalisasi, tweet ke pengurus PSSI la nyalla matalitti dan jajarannya, hampir semua punya twitter..roy suryo juga punya, beserta stakeholder sepakbola yang lain..dan jangan lupa support pemain2 naturalisasi melalui account2 tweeter mereka...sehingga mereka merasa di support...mari

rizal muh mengatakan...

Om gmna tanggapan fano ttg rahmad darmawan yg mau manggil dia ikut u23 di sea games? Apa ga sebaiknya fano ikut yg timnas senior aja..pasti klub ga stju krn sea games ga masuk jdwalnya fifa..