Sabtu, Agustus 03, 2013

Diundang Lawan Filipina, Lilipaly Tunggu Keputusan Klub




Stefano Lilipaly pemain naturalisasi kembali akan meminta izin klubnya Almere City FC untuk bisa ikut laga persahabatan Indonesia vs Filipina 14 Agustus mendatang.

"Om Djen, apakabar?  Saya akan meminta izin klub untuk bisa ikut laga lawan Filipina," demikian tulis Stefano Lilipaly kepada Sepakbolanda.com

Gelandang serang Almere City sudah menjalani naturalisasi dan mengantongi paspor Indonesia sehingga bisa memperkuat timnas Indonesia. Dia sangat berharap mendapat izin klub untuk memperkuat timnas Indonesia.



Hari-hari belakangan ini dia menerim panggilan dari pihak PSSI untuk bergabung mulai 10 Agustus dalam pemusatan latihan lawan timnas Filipina yang direncanakan di Solo 14 Agustus itu.

Mood Pelatih"Saya akan bicara dengan pelatih setelah laga lawan FC Volendam besok (Sabtu)," janjinya kepada Sepakbolanda. Stefano memilih berbicara pasca laga kompetisi di Jupiler League, karena khawatir pelatih akan menolak permintaan dengan alasan tidak fokus ke liga Belanda. "Kita tungga saja besok,"  kata Fano kepada Sepakbolanda.

Agenda FIFA
Berhubung laga latihan lawan Filipina ini merupakan agenda FIFA, maka besar kemungkinan klub akan melepasnya. Walaupun hanya untuk jangka beberapa hari. Itu pun menurut sepakboland.com tergantung pada hasil laga perdana lawan FC Volendam.

11 komentar:

Anonim mengatakan...

Kalau Joey Suk gimana om? Coba akses lagi dong om, pengurus PSSI nya cayfano dkk jadi ga di naturalisasi...mungkin kalau mereka terinformasikan dengan lengkap prestasi dan videonya..mereka akan gerak cepat. Sayang menpora yang sekarang agak anti naturalisasi, PSSInya sih ikut patronnya aja...

eko sinchan mengatakan...

pgn banget lihat joey suk pake seragam kebanggaan timnas Indonesia.

Anonim mengatakan...

harus ada gerakan ril/nyata dari penggemar sepakbola Indonesia agar Joey Suk segera di naturalisasi, apakah perlu demo atau gerakan-gerakan lain?

Anonim mengatakan...

Iya bro, alesan si kumis.."prestasi harus melalui pembinaan bukan naturalisasi, hasilnya 10-15 tahun lagi"..padahal dari jaman gw SD!!, azwar anas, nurdin khalid..bunyinya sama...buktinya???? Ga da trofi!!..dan apa tanggung jawab mereka? Nyantai aja, ngerasa ga punya target trofi..kalo ga di demo ga turun. si kumis mau nyanyiin lagu lama nih..padahal naturalisasi dan pembinaan bisa berjalan bersamaan, takut gw..sampe gw engkong2 ga akan sempet liat timnas pegang piala..

eko sinchan mengatakan...

atau buat blog saja untuk mendukung naturalisasi pemain sepakbola untuk timnas indonesia. :)

Anonim mengatakan...

joey suk cepat datang.
Pas d belakang ada
joeysuk,robby,igbonefo,maitimo

Anonim mengatakan...

kebanyakan penggemar sepakbola indonesia pasti setuju jika joey suk segera mengenakan baju garuda indonesia
om...
mohon bantu utk kirimin video dan fasilitasi agar pengurus pssi yg baru dpt mewujudkan keinginan sebagian besar pecinta bola diindonesia.
wasalam...

Anonim mengatakan...

Sebenarnya bola perubahan ada di tangan supporter mas eko, selama ini supporter cuma jadi komoditas oleh tikus2 sepakbola yang merasa memiliki power, padahal posisi tawar supporter sangat besar di sepakbola nasional, sayangnya supp kita masih belum cerdas, chauvinis berlebihan dan sibuk berantem satu sama lain, andai saja ada persatuan supporter seluruh indonesia yang terlegitimasi dan terorganisasi, komandonya diakui dan terlembagakan dalam struktur sepakbola nasional akan sangat dahsyat..kalau supporter punya gagasan atau pssi aneh2, supporter tinggal komando, "kami mogok nonton, beri tekanan pada klub dan pssi, trus kompak demo di senayan" mampus dah tu pssi, btw om djenol ga da tanggapan #sad. Ardi fitra rahman, bekasi, indonesia..

Aris Alfonsius mengatakan...

Joey suk, Tom Hiariej, Xander Houtkoop, Mark van der Maarel bisa segera (harus bahkan) dinaturalisasi karena mereka masih muda dibawah 25 tahun.....jgn kayak sergio vd dan gonzales yang sdg kepala 3 usianya saat diangkat sumpah wni, mereka berdua goal getter maut (kelas asia aja megang lah) betul2 ngefek banget buat timnas senior makanya sayang telat jadi wni. Kembali ke 3 pemain diatas, buruan lah dpt paspor indo.....mereka belum tentu bagus memang mainnya (contoh: maitimo, irfan, jhony van baukering, tonnie cussel, termasuk kim dan rueben sebetulnya biasa saja) namun setidaknya bisa ikut training camp dulu, siapa tau betulan bagus perfoma mereka....dan jadi keren timnas beraroma belanda....belanda kw 3nya lah hahahahahhaa (secara postur dan stamina pemain naturalisasi menang daripada pemain lokal, ini sdh jd modal plus dan secara komersialitas juga baik)
intinya saya mendukung banget proyek naturalisasi pemain timnas utk semua umur (di usia 14-23 lbh banyak lagi pemain yg bisa dinaturalisasi, khususnya kiper junior juventus yg nama belakangnya Mulyadi hahahaahha...kiper masa depan indonesia tuh, mumpung msh ikut timnas itali u17 jadi msh bela timnas kita....naturalisasikan pemain diluar negeri sebanyak2nya tapi yg berdarah indo aja (cukup greg dan igbonefo aja yg bukan berdarah indo) lalu ajak training camp dengan pemain lokal liga isl kita, pelatihnya antara blanco, fope de haan, ruud krol, riedl, cesar payovich (bisa dibrowsing siapa itu fope de haan, ruud krol, dan payovich) pasti akan ada perubahan signifikan deh buat kemajuan timnas kita......semoga.....(akhirnya stefano lilipaly bisa bela timnas juga)

mtmshops mengatakan...

Menang 2-0 om indonesia lilipaly 1 assist, tp secara permainan kurang puas dengan yg ditampilin sma indonesia. Jacksen kayanya kurang pas buat ngelatih indonesia, banyak pemain bagus tp tidak maksimal.

Andik dimainkan dibabak ke dua dan hanya sepuluh menit. Coba dr awal or pas babak kedua masuk. Dan juga team lebih bermain sok individu tidak bermain secara team.

Anonim mengatakan...

Jacksen tidak memiliki filosofi sepakbola dan karakter strategi yang kuat, seharusnya skema yang menentukan pemain, bukan pemain yang menentukan skema..vote for riedl, or kolev meskipun sangat konservatif taktiknya tapi efektif dan jelas...