Jumat, Juni 14, 2013

Joey Suk ke NAC Breda

Penantian berita tentang Joey Suk, pemain keturunan Indonesia di Belanda akhirnya terjawab. Mulai musim depan gelandang box-to-box ini akan memperkuat NAC Breda di liga tertinggi Belanda, de Eredivisie.


Sepakbolanda membaca berita di Omroep Brabant bahwa NAC Breda berhasil menggaet gelandang yang membawa sukses Go Ahead Eagles ini untuk empat tahun ke depan.


Joey bermain di Go Ahead sejak 2008 sampai 2012. Dia pernah meraih gelar Banteng Perunggu sebagai pengemas gol terbanyak pada kwartal kedua musim lalu. Awal tahun 2013 lalu Joey bertolak ke Belgia dan bermain di AC Beerschot. Tapi petualang di liga utama Belgia ini kurang mujur. Belum lima bulan bermain di Belgia, klubnya sudah terdegradasi dan dinyatakan pailit. 

Joey Suk, yang digadang untuk naturalisasi dan memperkuat timnas Indonesia ini masih harus menjalani tes medis di NAC Breda. Pekan lalu Joey Suk masih menikmati liburan bersama kekasihnya di Turki. 

Sepakbolanda masih menantikan komentar dari Joey Suk sendiri. Namun Direktur teknis NAC Breda, Jeffrey van As mengharapkan Joey Suk (23 thn) kelahiran Deventer ini memberikan ekstra kekuatan pada klub Breda.  


"Dia adalah type pemain yang menggunakan banyak power dan punya daya juang tinggi. Kualitas inilah yang memberi nilai tampah pada skuad kami." 

20 komentar:

eko sinchan mengatakan...

semoga Pemerintah indonesia mempercepat pengalihan kewarga negaraannya joey suk. Biar bisa memperkuat timnas indonesia.
Amin....

Eka Tanjung mengatakan...

Amiin..

witag oost mengatakan...

bisa , buat menopang trisula maut boas,greg, van dijk,sekaligus memecah kebuntuan, jika timnas, mandul lini depannya, sepertinya cocok, main dengan bustomi, lilipaly,

KIA Mobil Indonesia | Dealer | Sales | Service | Sparepart mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Anonim mengatakan...

sayang, joey ga ke Persib..hehehe
mudah2an nanti stlh dari Breda, Joey Suk bisa memperkuat Persib, agar peluang masuk Timnas bareng Van Dijk makin terbuka... ;)

Eka Tanjung mengatakan...

Suk memang sangat bermanfaat untuk setiap tim. Dia sudah sempat kesal sekali karena kebijakan dan kondisi PSSI yang berubah-ubah. Situasi ini membuat Suk barangkali sekarang sudah agak kecewa.

Eka Tanjung mengatakan...

Kalau memungkinkan sebenarnya kompetisi di Eredivisie lebih baik dan terasal kualitasnya. Tapi memang dengan segala risiko, dia tidak bisa langsung terpantau radar timnas Indonesia.

Anjani Sausan mengatakan...

Yang harus dinaturalisasi ya jajaran pengurus PSSI kalee, mencontoh negara maju sepak bola bukan hanya dari sisi pemain. Ikhlas dan punya kemampuan itu yg utama kalee,

Anonim mengatakan...

is he an indonesian citizen yet? or are his papers being processed? Why is it that it took crap players like Bachdim so quickly for naturalization, but it takes forever to get Suk? Does he even want to play for Indonesia? Please reply

Anonim mengatakan...

hahaha... Anjani, setuju

halfi hoobastank mengatakan...

Om coba deh hubungi lagi BTN, sepertinya mereka benar2 sudah melupakan joey suk apalagi sekarang ketua BTN sudah berganti jadi La Nyalla Mattalitti. hampir pasti dia sama sekali tidak mengetahui pemain ini, apalagi di PSSI sedang sibuk dengan unifikasi liga.
PS: pak la nyalla ini adalah ex-ketua kpsi yg berseberangan dengan pengurus BTN lama. ada kemungkinan pengurus lama sengaja tidak memberitahu pak La Nyalla karena unsur benci atau semacamnya

halfi hoobastank mengatakan...

Anonim: irfan bachdim is not a naturalized player! check his website!

Afeiv mengatakan...

Bachdim never been naturalized. He was born and grew in holland but he choose Indonesia for his pasport. CMIIW om eka.

Afeiv mengatakan...

and how can u say bachdim is crap player. He has more appearance in Eredivisie than Suk (doesn't mean to underestimate suk)

Anonim mengatakan...

om eka masyarakat indonesia sgt mengharapkan joey suk bisa bermain untuk timnas indonesia juga sebagai icon pelecut semangat anak2 bangsa yg lainnya agar bisa lebih berprestasi,
semoga om eka bisa menghubungi ketua btn yg baru dan membuka mata dan hati mereka agar mempermudah proses naturalisasi pemain sekelas joey suk,
^_^
hope so...

Anonim mengatakan...

di wikepdia suk sdh berwarga negara indonesia, dilevel klub sdh berbendera merah putih, ini linknya: http://en.wikipedia.org/wiki/NAC_Breda

ali balasar mengatakan...

Buruknya prestasi timnas indonesia karena tidak adanya kepercayaan antara pemain dan pelatih,,,liat aja setiap lawan tim apa aja pasti berubah lagi pemainnya,,,gimana mau berprestasi..harusnya semua itu dimulai dari 0,,mana ada yg langsung 100,,,emangnya main PES/Winning Eleven,,,hahaha

Aris Alfonsius mengatakan...

joey suk dan maitimo bisa duet digelandang bertahan dalam formasi 4-2-3-1
indonesia agak lamban kalau urusan administrasi

Anonim mengatakan...

bro tau ga?
gw aja kalo main PES/FIFA/WINNING ELEVEN walau cuma game virtual pasti gw butuh pemain yang cocok sama kebutuhan gw biar bisa menang.
lah indonesia main bola di real hampir tiap pertandingan beda beda pemainnya.ckck
mungkin alasannya untuk mencoba pemain, lah kalo cumma mencoba bisa di arena latihan.
main sepak bola itu 1 tim bukan 1 orang.
kalo gw jadi pemain inti gw pasti bingung. pertandingan pertama main sama andik, van dijk, BP dan cocok tapi kalah dan pertandingan kedua main sama bachdim, syamsir alam, greg walaupun misal kata skill bachdim, syamsir dan greg di atas 3 pemain pertama tapi kan gw main 1 tim bukan untuk gw sendiri gw harus "kawin" sama temen se tim gw agar bisa kompak. ini kalo tiap laga timnya beda beda gimana mau kompak.ckck

Rheno Werner mengatakan...

setuju