Minggu, April 07, 2013

Yussa Nugraha Ingin Seperti Ezra Walian

Setelah pekan lalu mengalami kekalahan, pekan ini Yussa Nugraha kembali menorehkan hasil positif. Laga tandang ke VV Forum Sport D1 di Voorburg, Haagsehout menang telak 4-0.


"Om Djenol Tanjung ini videonya, pertandingan tadi," demikian pesan Yussa Nugraha seraya menyertakan link ke rekaman video Youtube. "Yussa mencetak satu gol dan ngasih satu assist om." Serial rekaman video ini adalah permohonan dan sekaligus anjuran dari Sepakbolanda kepada Yussa untuk mendokumentasikan kegiatannya. 



Video Penyemangat
Menurut Edi Nugraha, ayah Yussa, putranya semakin semangat berlatih sejak dibuatkan video. Putranya bukan saja tambah giat latihan, tetapi juga berani unjuk mencoba jenjang lebih tinggi. "Walaupun dengan kamera sederhana tapi video ini bermanfaat bagi dokumentasi dan menambah semangat Yussa." Kata Edi 


ADO Den Haag
Pada 21 April ini Yussa akan datang ke Open House di ADO Den Haag, klub eredivisie dari kota ibukota pemerintahan Belanda itu. "Untuk pengalaman saja mas, soalnya belum pernah melihat akademi pelatihan di ADO."  Demikian ujar Edi Nugraha.

Ajax Camps & Clinics

Pada 29 April nanti Yussa juga akan mengikuti clinics di Ajax Camps & Clinics yang bertempat di akademi de Toekomst Amsterdam. "Kalau bakat dari Singapura bisa mengikuti trial di Ajax, maka anak Indonesia juga bisa ikut latihan di Ajax,"  demikian ayah Yussa kepada Sepakbolanda.

Peluang di Belanda

Tampaknya keluarga Yussa memanfaatkan betul peluang yang ada di Belanda ini dalam pengasahan bakat sepak bola. Sebagai warga Indonesia yang berdomisili di Belanda, Yussa bisa mengikuti segala kegiatan yang ditawarkan, walaupun tidak semuanya murah. Sebenarnya kesempatan ini berlaku bagi semua cabang olah raga. 

Kejar Setoran
Khusus untuk sepak bola ini tampaknya keluarga Edi Nugraha sangat serius ngejar 'ketinggalan.' 


"Selama ini kami sadar Yussa suka sepak bola, tapi kami tidak terlalu banyak memberi perhatian pada keinginannya. Tapi khusus tahun ini kami fokus pada kebutuhan Yussa." 

Keseriusan itu tampak pada perubahan planning musim libur 2013 ini. Keluarga yang sedianya akan liburan ke Indonesia di musim panas (Juli-Agustus) diundur, demi Camps Ajax di bulan Juli.

"Semoga ilmu dan skill Yussa bisa nambah dari Clinic dan Camps ini mas," demikian Edi kepada Sepakbolanda.com. Edi melihat penampilan Ezra Walian, satu pemain keturunan Indonesia di tim B1 Ajax ketika melakoni Future Cup 2013 AEGON itu, ada harapan yang muncul semoga Yussa juga bisa main bagus seperti Ezra. 

Terkait:



Posting Komentar