Kamis, Februari 14, 2013

Ezra Walian Cium Ibunya Setiap Gol

Sepakbolanda mendapat kabar dari Glenn Walian, ayah dari Ezra Walian. Pria keturunan Manado ini mengabarkan bahwa putranya telah merampungkan turnamen empat negara bersama timnas Belanda, U-16 di Portugal. Dan Ezra punya ritual khusus mencium tato setiap cetak goal.

Walaupun akhirnya Belanda tidak sampai menjuarai turnamen itu, karena kalah di finai 1-2 dari tim tuan rumah Portugal, tapi turnamen ini sangat berkesan bagi Ezra dan Glenn.

"Sepanjang pertandingan lawan Portugal, ia (Ezra red.)  dipasang di sayap kanan. Sejatinya bukan posisi kesukaannya, tapi dia berusaha tampil maksimal," demikian tulis Glenn. Pada setiap pertandingan di Portugal ini Ezra mencetak satu gol dalam setiap laga.

Sepakbolanda juga menilai bahwa Ezra yang masih belum berusia 16 tahun ini memiliki potensi menjadi seorang bintang yang besar. Bukan saja secara teknis dan taktis yang luar biasa. Tetapi secara mental juga perlu diacungi jempol.


Bayangkan saja, pemuda belia ini tetap bermain baik dan penuh konsentrasi. Padahal belum dua bulan silam ibunda baru meninggal dunia. Cintanya pada mendiang ibunya, terpatri di lengan kirinya. Setiap kali Ezra mencetak goal, dia selalu mengecup lengannya dan mengarahkan telunjuk ke langit. Seperti disampaikan Glenn kepada Sepakbolanda. 
"Untuk mengenang ibunya, dia membuat tato di lengan kiri atas dengan tulisan " Mamma 30-10-1963." dan dia mengecup lengannya itu setiap kali mencetak gol. Sebab dia yakin ibunya menyaksikannya," tutup tulisan Glenn Walian kepada Sepakbolanda. Mungkin itu cara Ezra merubah kesedihan menjadi semangat untuk berprestasi lebih baik. 

Hasil akhir turnamen empat negara di Portugal:

1. Portugal  3-9 (6-2)
2. Nederland 3-4 (5-3)
3. Austria 3-2 (2-3)
4. Skotlandia 3-1 (2-7)

Maret mendatang Oranje U-16 kembali akan mengikuti turnamen di Prancis. Ezra Walian kemungkinan akan terbagi dalam grup bersama Inggris, Jerman dan Cile.
Posting Komentar