Minggu, Januari 20, 2013

'Mourinho Bertingkah, Karena Dulu Bukan Pemain Bagus'


Tulisan di koran Belanda, de Telegraaf tentang Johan Cruyff menarik di simak. Sebab si legendaris Ajax nomor 14 itu mengeluarkan ungkapan yang membuat kita berfikir. "Hmmm, dia mungkin benar." Seperti pendapat tentang Mourinho bertingkah kocak karena dahulu bukan pemain level atas.

Ungkapan itu terlontar ketika pemain legendaris Ajax dan Belanda itu menanggapi munculnya nama-nama ex-pemain top Belanda menjadi pengurus dan pelatih Ajax. Edwin van der Sar dan Marc Overmars menjadi anggota direksi. Sementara itu Frank de Boer, Dennis Bergkamp dan Wim Jonk bertanggungjawab untuk urusan teknis sepak bola tim utama. Komposisi ini adalah keingian Johan Cruyff, dalam rangka reorganisasi. 


Bukan Jaminan
Johan Cruyff pun menyadari: 'Ini bukan jaminan, bahwa mereka akan sukses semua sebagai pelatih maupun coach. Mereka akan melakukan kesalahan, tapi itu tidak penting,' ungkapnya pada de Telegraaf. 

Tapi "Mereka itu adalah orang-orang yang pernaih bermain di level tertinggi. Di Belanda ada juga jenis pelatih yang semasa aktifnya tidak menonjol dan tidak sampai level teratas. Mereka ini tidak pernah mendapat sambutan tepuk tangan. Saya tidak perlu sebut namanya." 






Mourinho vs Guardiola
Menariknya dalam wawancara itu, pemain terbaik dalam sejarah Belanda itu membuat perbandingan antara Mourinho (Pelatih Real Madrid) dan Guardiola (mantan pelatih Barcelona).
"Mengapa Mourinho betingkah seperti itu? Mengapa kelakuan kocak itu? Sebenarnya itu karena dia ketika jadi pemain bola tidak pernah dapat tepuk tangan."

Menurut Johan, sebaliknya dengan Guardiola. "Mengapa Pep Guardiola memiliki karakter yang berbeda dan dia selalu sopan? Karena dia sudah meraih berbagai pengharhaan, ketika masih sebagai pemain bola. Berbagai gelar, Copa del Rei, Europa Cup, dan lainnya. Guardiola tidak butuh lagi tepuk tangan. Dia juga tidak pernah mengatakan: Saya telah melakukan perubahan taktik di saat jeda, lalu semuanya jadi lebih baik. Dia, cenderung mengatakan: Tim bermain lebih baik di babak kedua. Gitu aja."

Sepakbola menilai bahwa ini ada kaitannya persaingan antara Cruyff  dengan Louis van Gaal. Guardiola adalah 'anak emas' Johan Cruyff, sementara Mourinho adalah mantan asisten Van Gaal ketika menangani Barcelona. Sekarang lontaran dari satu kubu, tinggal menantikan balasan dari kubu lain. Apakah mereka juga mulai kejangkitan penyakit tropis 'kisruh'?
Posting Komentar