Jumat, November 09, 2012

Ruben Wuarbanaran Heran Tidak Dipanggil

Sementara tiga pemain keturunan Indonesia Jhonny van Beukering, Tonnie Cusell dan Raphael Maitimol menjalani pemusatan latihan dengan Timnas Garuda jelang AFF 2012, pemain lain keturunan masih berada di Belanda. Bagaimana kabar Ruben Wuarbanaran?


Ketika membaca berita pemanggilan Raphael Maitimo untuk bergabung dengan pemusatan latihan timnas Garuda, Sepakbolanda jadi bertanya-tanya. Mengapa Maitimo yang dipanggil, sedangkan Ruben Wuarbanaran tidak?

Padahal mantan pemain FC Den Bosch, Pelita Jaya dan CS Visé itu sudah mengantongi paspor Indonesia dan dia juga mampu mengisi lini tengah yang dipandang sebagai nadi lemah di timnas Garuda. Sepakbolanda berhasil menghubungi bek dan gelandang bertahan itu.


Di Belanda
 Banyak pencinta sepak  bola tanah air bertanya kepada Sepakbolanda tentang keberadaan pemain keturunan yang pernah bersama Diego Michiels diproyeksikan untuk timnas U23 itu. Padahal kepada sepakbolanda, dirinya menyatakan siap dipanggil untuk timnas dan tidak terikat dengan siapapun. 

Kontak dengan Sepakbolanda lewat Facebook dan Whatsapp.

"Om djenol, apa kabar? Sudah lama tidak ngobrol, " demikian Ruben membuka perbincangan di Facebook.

"Sini kabar baik Uben. Iya nih sudah lama gak dengar kabar Ruben, kemana aja ente?" jawab sepakbolanda, tanpa bisa menyembunyikan rasa terkejut gembira.

Enoh dan Entuh
 "Di Belanda aja kok, sekarang sedang nego dengan beberapa klub di luar Belanda... enoh dan entuh.." katanya seraya meminta enoh dan entuh jangan dibeberkan dulu.

Sepakbolanda menerima kabar dari ibundanya bahwa Ruben ikut latihan dengan klub lokal dan mulai sekolah lagi. Tapi tak ada salahnya nanya kepada yang bersangkutan 

"Lha kamu ngapain aja selama ini?"

"Saya ikut latihan dengan FC Oss (Eerste Divisie, Jupiler League red.) untuk tetap menjaga kondisi," jawabnya ditulisan Facebook.

"Kamu dengar berita pemanggilan tiga pemain keturunan untuk AFF? " tanya Sepakbolanda.

"Saya baca di media pemanggilan timnas dan nama-nama mereka," jawab Uben.

"Lha kamu kok tidak dipanggil? " 

"Nggak tahu. Saya juga heran kok tidak dengar apa-apa," jawabnya. 

"Mungkin kamu terikat dengan Mr. Iman Arif yang mengurus selama ini?!" tanya Sepakbolanda.

"Enggak, saya tidak terikat siapapun untuk pindah ke klub lain atau untuk main di timnas." 

Sambil garuk-garuk kepala Sepakbolanda mikir, "lho, doski kan sudah naturalisasi, dan posisi bagus gelandang bertahan dan bisa full bek juga." Sementara Maitimo yang belum naturalisasi saja diusahakan mati-matian, mengapa untuk Wuarbanaran tidak

"Ya udah nanti lanjut lagi ya Uben, aku ada telepon neh." Sepakbolanda pamit karena ada telepon dari perwakilan Akademi Ajax, de Toekomst.

3 komentar:

i_o mengatakan...

Ingat Om Eka, dia pernah main di Pelita Jaya dan CS Vise milik B*kr**. Lah sedangkan di Maitimo pernah main di IPL bukan? Jelas ini permainan antar kubu.
Miris tidak lagi mengedepankan persatuan.

Kasian Ruben yang rela melepas paspor asalnya. Apa dia terbesit pikiran menyesal ya?

Eka Tanjung mengatakan...

Kalau argumennya adalah terikat dengan Pelita Jaya dan CS Visé, maka bandingannya dengan Jhonny van Beukering yang juga pernah main di Pelita Jaya. Semoga saja Ruben dapat kesempatan juga membela negaranya.

libhes mengatakan...

ini hanya kasus lupa saja, biasa dan maklum sudah professor hehehhe jd sering lupa, saya rasa nama ruben lebih tenggelam dikarenakan dia gagal lolos seleksi di timnas era rahmad darmawan , seperti halnya kim kurniawan, padahal timnas lg butuh pemain belakang (meski kim tidak terlalju bagus)
Libasa