Kamis, Mei 17, 2012

U-17 Belanda Pertahankan Gelar Juara Eropa


Kesebelasan Oranje usia bawah 17 tahun menjuarai Piala Eropa 2012 di Ljubljana Slovenia. Di laga final, Oranje U-17 mengalahkan tim muda panser Jerman lewat adu pinalti 5-4. Tahun lalu tim ini juga memenangi turnamen Eropa di Serbia. Tidak ada jejak keturunan Indonesianya.

Contoh bagi Oranje Senior
Media Belanda menyambut gembira kemenangan ini, terutama karena menang dari Jerman di partai pamungkas. Beberapa media mengatakan:"Ini bukti bahwa kita bisa menang dari Jerman. Oranje bisa mengulang kembali prestasi ini di Euro 2012 mendatang." Jerman dan Belanda berada di Grup B yang dipandang berat.

 

Gelar juara kedua kali berturut ini, ditandai dengan gol ke lima Belanda lewat tendangan pemain berbakat dari Feyenoord Rotterdam,  Tonny Vilhena. Sebelumnya kiper Belanda, Nick Olij dari klub AZ Alkmaar berhasil menghalau bola dari algojo ke empat Jerman. Itulah satu-satunya pinalti yang gagal berbuah gol. 

Secara Jerman
Sebenarnya Jerman sempat unggul pada laga reguler, di menit awal babak kedua. Leon Goretzka mencetak gol keunggulan Jerman, dengan tandukan kepala. Upaya Belanda mengejar ketinggalan, berbuah gol di menit terakhir. Oranje mengimbangi tim Jerman dengan cara "Panser" (berjuang tanpa kendor sampai detik terakhir.) Di menit terakhir itu Elton Acolatse (Ajax) menyamakan kedudukan 1-1. Dan secara mental tim Belanda lebih di atas angin.

Bagi pelatih Albert Stuivenberg inilah final ketigannya lawan Jerman dalam empat tahun terakhir. Dua kali menang dan sekali kalah. Tahun lalu Oranje unggul di final dengan 5-2.


Pemain Keturunan
Untuk kesebelasan U17 ini sepakbolanda tidak menemukan nama-nama keturunan Indonesia di jajaran tim. Tetapi kalau sebatas melihat raut mukanya, ada dugaan defender Bram van Vlerken, ada kecoklatan yang mengarah ke akar Indonesia. Untuk kepastiannya dibutuhkan penelitian lebih lanjut. Ada masukan?
Posting Komentar