Sabtu, April 28, 2012

Tim Stefano Lilipaly Tunduk Pada Jong Ajax di Final

Foto: Gerard van Hees
Stefano Lilipaly dengan hati bercampur, menyaksikan dari tribun stadion de Toekomst Amsterdam, ketika timnya Jong FC Utrecht harus takluk di partai final, Piala KNVB. Jong Ajax Amsterdam, setelah perpanjangan waktu, mencetak gol tunggal, yang menandai kemenangan sekaligus gelar. 

Lilipaly kepada Sepakbolanda menyatakan sangat kecewa karena tidak bisa berbuat apa-apa di lapangan. Pemain naturalisasi Indonesia itu tidak bisa dipasang karena skorsing akibat akumulasi kartu kuning. Namun demikian Stefano sudah tidak konsentrasi penuh dengan FC Utrecht sehubungan dengan keputusannya untuk tidak memperpanjang kontrak di kota Dome itu.

"Sekarang saya punya berbagai tawaran klub untuk musim 2012-13. Tapi saya tidak perlu tergesa-gesa karena masih banyak waktu (30 Agustus red). Kita tunggu saja." Demikian ungkapnya kepada Sepakbolanda.
Ia seraya menyatakan maaf karena kuis dengan hadiah kaos FC Utrecht di Sepakbolanda.com tidak bisa segera di tentukan pemenangnya. 


Turnamen Palestina
Mengenai partisipasinya di timnas Indonesia dalam rangka turnamen internasional di Palestina, Lilipaly belum bisa memberi kepastian. "Selain dari PSSI ada undangan yang juga menggiurkan. Feeling saya mengatakan undangan kedua ini lebih menarik dan baik untuk masa depans saya," ungkapnya kepada Sepakbolanda.


Sementara itu Tonnie Cusell, saudara sepupunya justru cenderung memilih memenuhi undangan dari PSSI mengikuti turnamen di Palestina atau laga persahabatan lawan Inter Milan. Walaupun kendala PSSI mendatangkan Cusell lebih masalah administrasi.


Teka-Teki
Masih menjadi pertanyaan apakah timnas Indonesia yang dikirim ke turnamen di Palestina diperkuat pemain naturalisasi Tonnie Cusell dan Stefano Lilipaly. Atau salah satu saja, atau tidak dua-duanya. Itu semua merupakan bagian dari sepak bola yang penuh 'teka-teki.'
Posting Komentar