Selasa, Januari 03, 2012

Diego Michiels Memilih Kuda Pacu

Semoga Diego mengambil keputusan yang benar ketika pasang badan bahwa keputusan mundur dari Pelita Jaya, murni tanpa ada tekanan. Dengan alasan ingin main di timnas.

Impian mulia, untuk bisa membela timnas negara asal leluhurnya. Setelah merasakan indahnya SEA Games, menjadi idola kaum hawa dan pencinta bola. Menikmati sanjungan bak setengah dewa. Rasa ini berdampak seperti candu. Ia semakin menggebu untuk terus berlaga atas nama Indonesia di pentas dunia dan menikmati popularitasnya. Sepertinya ia sedang menjalani dan menikmati hidup ideal seorang pemain sepakbola.

Mulus
Sampai akhirnya dia harus membuat keputusan berat. Melepaskan diri dari PJ dan mencari klub 'legal.' Sepakbolanda melihatnya Diego sedang berjudi pacuan kuda (kiasan Belanda. Gokken op verkeerde paard). Bertaruh semua harta dan masa depan pada satu kuda yang belum jelas kekuatannya.

PSSI Djohar
Ibaratnya ia milih kuda PSSInya Profesor Djohar. Mungkin dengan pemikiran PSSI ini bisa bertahan lama dan bisa menjalankan program dengan baik. Logikanya memang masuk akal, dengan begitu dia akan terus dipanggil di timnas.


YinYang

Tapi bagaimana kalau PSSI digoyang di tengah jalan. Dan akhirnya berlaku hukum Roda YingYang? Kamu sekarang di atas, besok di bawah. Nanti muncul para pengurus baru PSSI yang punya program baru pula. Hal-hal inilah yang belum difahami pemuda 21 tahun yang belum setahun di Indonesia.



Bagaimana kalau pengurus baru PSSI nantinya berasal dari kalangan yang sekarang tersakiti? Apakah mimpinya akan tetap terrealisasi. Diego tidak sadar dia masuk kubangan yang dia tidak kenali. Kamu suka main dengan yang cantik-cantik, tapi tidak bisa main cantik!


Apapun nantinya, perkembangan ini merupakan preseden bagi para pemain keturunan yang juga berniat memperkuat timnas Indonesia. Joey Suk, Stefano Lilipaly dan lainnya harus hati-hati sebelum keliru memilih kuda pacu!

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Diego saat ini ada di posisi yang sulit, tapi kalo konsekuensinya harus mengikuti aturan main yang ada, berarti pilihan dia gak banyak.

Kalo nantinya PSSI digoyang, saya rasa Diego lebih memilih untuk pulang cari klub lain di belanda dan lebih baik begitu toh dia masih muda, yang pasti klub disana L-E-G-A-L dan tetap bisa bela timnas

Blogbiasa mengatakan...

ah tidak juga, lalu setelah kubu djohar runtuh, diego tidak diperbolehkan mengikuti seleksi timnas? tujuan diego bukan untuk mengabdikan diri pada djohar, dia hanya mencari team yang legal,klo pun nantinya PSSI digoyang, dia tetap pada tujuanya mencari team yang dilegalkan dan direstui bermain di timnas, kalaupun di indonesia dia kurang beruntung dia bisa kembali ke belanda atau negara lain.