Berita
yang dilansir PSSI tentang kunjungan klub PSV Eindhoven ke Jakarta
menjadi sorotan media Belanda. Pasalnya pihak PSV sendiri belum seyakin
seperti dikesankan di Jakarta. PSV baru akan kasih kepastian pekan depan.
Direktur
teknis PSV, Marcel Brands dikutip menyatakan bahwa pihak Indonesia
terlalu cepat berkesimpulan. “Kami memang mendapat berbagai tawaran,
termasuk dari Indonesia. Kami baru akan mengambil keputusan pekan
depan,” tukas Brands kepada Algemeen Dagblad.
Sebelumnya
media Indonesia sudah memberitakan PSV Eindhoven akan datang ke
Jakarta, Januari 2012. Mengutip S.T. Arasu dari Saujana Media, media Indonesia sudah santer memberitakan “PSV akan tampil dalam ajang Jakarta Challenge, 9-12 Januari 2012 mendatang.”
Disadari
bahwa lawatan ke Indonesia ini secara finansial bisa menguntungkan bagi
PSV. Sebelumnya PSV juga sudah menjalin kerja sama dengan Asosiasi
Sepak bola India AIFF.
Dua Pemain Indonesia
Djenolgoal juga tidak yakin PSV sudah bisa memastikan akan memboyong dua pemain Indonesia untuk magang selama sepekan di Eindhoven. Kalaupun itu terlaksana, sepekan terlalu pendek untuk bisa menunjukkan kebolehan dan akhirnya bisa direkrut di PSV.
Kalau memang berencana mengirimkan dua pemain berbakat mencari klub di Belanda, sebaiknya yang berusia di bawah 20 tahun, karena aturannya lebih lunak.
Atau kalau ingin mudah, menurut pandangan djenol sebaiknya kerjasama dengan CS Visé di Belgia yang sudah menjadi milik orang Indonesia.
Soal yang kemudian muncul adalah: CS Visé milik keluarga Bakrie sedangkan PSSI didominasi kubu Panigoro. Mereka banyak bersebarangan soal sepakbola. Tapi apa salahnya menjadikan momentum ini sebagai pendekatan dan perdamaian, demi kemajuan sepakbola nasional!
0 comments:
Poskan Komentar