Kamis, September 22, 2011

Bert Pentury Disoroti Media Belanda

Munculnya Albert Pentury sebagai pengajar program pendidikan para pelatih sepak bola seluruh Indonesia, juga menarik perhatian media Belanda. 

Djenol melihat Radio Zeeland menyebut Bert Pentury (63 tahun) siap meninggalkan kehidupan di Belanda demi tugas impiannya. Pelatih asal kota Oost-Souburg berangkat ke Indonesia memenuhi tawaran PSSI mendidik para pelatih tim junior. "Saya gapai peluang ini dengan dua tangan terbuka," ungkapnya dalam bincang telfon.


PSSI Djohar
Menurut Pentury, kontak dengan PSSI sudah terjalin sejak 2008, ketika ia atas nama asosiasi sepakbola Belanda, KNVB menjalankan proyek di Indonesia. "Kemudian tahun 2009, 2010 dan tahun 2011 ini saya juga berkunjung ke Indonesia," katanya kepada Omroep Zeeland.

"Saya banyak berbicara soal gagasan mengenai sepak bola. Pengurus PSSI yang terdahulu tidak tertarik dengan gagasan saya, tapi pengurus sekarang punya niat baik dan  tertarik pada pemikiran saya. Oleh karena itu empat tahun ke depan saya menjalankan proyek ini. Sebuah mimpi yang jadi nyata."

Pelatihan Dasar dan Timnas

Sementara harian PZC melaporkan dosen di KNVB itu akan keliling dari daerah ke daerah untuk memberi pelatihan. "Kursus yang di Belanda memakan waktu satu tahun, di Indonesia akan dilakukan dalam dua pekan."  Ia tidak menutup kemungkinan juga akan menjadi pelatih timnas junior. "Mungkin salah satu timnas junior," katanya.


Kompetisi Usia Dini

Pentury merasa bahwa tugas di Indonesia ini adalah yang terakhir sebelum pensiun. "Sebab saya juga ingin membantu mengembangkan sepakbola di tanah leluhur, saya sadar mengambil pilihan ini." Media ini melihat bahwa tugas terpenting Pentury di Indonesia adalah membangun kompetisi usia muda.

"Sejauh ini memang sudah ada kompetisi di pelosok-pelosok, tapi tidak di bawah naungan PSSI. Mereka jalankan tanpa koordinasi pusat. Sekarang saya akan mencoba menata dalam struktur jelas. Memang tugas yang besar, karena ini negara yang sangat besar, tapi saya tetap semangat."


Berkaitan dengan panggilan dari PSSI yang langsung dengan Ketum Djohar Arifin maka Bert Pentury terpaksa melepas tugas melatih team junior De Meeuwen di Walcheren di Belanda dan juga tim wanita di Oostkapelle.


Ribut Jong Ambon

Beberapa bulan sebelumnya (Mei 2011) Bert Pentury dan asistennya John Tomasoa meletakkan jabatan sebagai pelatih kepala di klub sepakbola 'Jong Ambon.'  Keputusan mundur Pentury itu disusul pula dengan lengsernya pengurus organisasi sepak bola masyarakat Ambon di Zeeland. Tidak jelas apakah konflik dengan komunitas sepakbola Ambon ini ada kaitannya dengan kegiatan Pentury di Indonesia?


SSB Ambon

Pentury bisa dipandang sebagai orang keturuan Ambon yang peduli dengan perkembangan di Indonesia.Ia akan mengombinasikan tugas di PSSI dengan kegiatan Mobilae Maluku Foundation, yayasan yang juga didukung Simon Tahamata berupaya mendirikan Sekolah Sepak Bola (SSB) di Ambon. "Saya rasa ini kombinasi yang cocok. Karena PSSI juga mendukung membangun SSB di Ambon."


Dikubur di Seram

Kepada harian PZC mengaku semakin dekat dengan Indonesia. "Sejak 1988, setiap kali mendarat di Ambon, serasa pulang kampung. Kemudian empat tahun berturut menjalankan pelatihan dan program sepak bola 2008, 2009, 2010 dan 2011 muncul harapan terselubung untuk di kebumikan di pulau Seram, di kampung orang tua. Sekarang ini harapan itu bisa terrealisasi.
Posting Komentar