Rabu, Juli 20, 2011

Tips Foppe de Haan Buat Wim Rijsbergen

Radio Nederland menurunkan artikel menarik tentang saran bagi pelatih baru timnas Indonesia asal Belanda, Wim Rijsberen. Advis itu datang dari sosok yang juga perna menangani timnas muda Merah Putih di tahun 2006, Foppe de Haan. Ia berpesan pada Wim Rijsbergen agar menjauhi politik, tegas sejak awal dan menyusun sendiri staf dan pemain.























Kepada Radio Nederland pelatih kondang itu senang mendengar Wim Rijsbergen mendapat kehormatan menangani timnas Indonesia. Namun ia melihat mantan pelatih PSM Makassar itu menghadapi tugas yang tidak ringan.


Waktu Mepet
Dalam waktu kurang dari dua pekan harus mempersiapkan skuad berlaga tandang Pra Piala Dunia ke Ashgabat lawan Turkmenistan, 23 Juli 2011. Lima hari kemudian menjamu lawan yang sama di Jakarta. Sementara Rijsbergen diwarisi skuad kental pilihan Alfred Riedl dan tidak punya waktu cukup membentuk sendiri staf dan skuadnya.


Situasi ini menyerupai timnas U-23 Indonesia yang disodorkan ke de Haan untuk ditempa di Belanda selama enam bulan jelang Asian Games Qatar 2006. “Kami mendapat tim yang sudah diseleksi dari Indonesia. Kami tidak bisa memilih sendiri pemain yang bagus. Itu masalah besar.”


Pemain Titipan
Foppe menduga ada pemain ‘titipan’ di dalamnya. “Kemungkinan ada pengaruh KKN. Sebab belakangan kami dengar ada pemain-pemain lebih bagus yang tidak terseleksi.” Pelatih yang sukses mengantarkan U-21 Belanda dua kali berturut menjuarai Piala Eropa itu berharap Rijsbergen mendapat waktu cukup untuk menyusun staf dan pemainnya.


Artikel lengkap bisa dibaca di Ranesi
Posting Komentar