Minggu, Mei 29, 2011

Kisruh PSSI di Mata Orang Asing

Kongres PSSI yang buntu, bukan saja gagal memilih ketua umum baru, tapi juga menimbulkan pro-kontra. Pekan ini FIFA akan mengambil keputusan soal deadlock ini.Robert Roelofsen

Masyarakat sepak bola terpecah, dan semua beropini. Praktisi, politisi dan pengamat bola mulai berpendapat. Tapi salah satu kelompok yang belum didengar suaranya, adalah pihak pemain atau pelatih asing di Indonesia dan keluarga mereka di Belanda.

Contohnya asisten pelatih Bintang Medan, Robert Roelofsen mengatakan kebanyakan pemain asing di klubnya tidak faham dengan kejadian atau deadlock di kongres PSSI di Hotel Sultan itu. Sedangkan para pelatih asing mengetahui kasus ini tapi lebih konsentrasi pada pertandingan.

Lewat Internet
Orang yang juga tidak tahu banyak soal PSSI adalah Arianne Pasaribu, ibu kandung Ferd Pasaribu bek kanan Medan Chiefs. Ia tidak tahu tentang perkembangan putranya dan masa depannya. Wanita Belanda yang domisili di Sittardhttp://www.blogger.com/img/blank.gif ini mengikuti perkembangan kisruh PSSI dan kongres Jakarta hanya lewat internet.

"Saya mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia lewat internet. Karena tidak bisa bahasa Indonesia, ya terpaksa menggunakan mesin penerjemah. Kaget juga mendengar berita kisrus di persatuan sepak bola. Mengapa bisa terjadi kericuhan, sangat kocak sekali ya."

Tulisan lengkap: Radio Nederland
Posting Komentar