Rabu, Januari 19, 2011

Bukti Kesetiaan Irfan Bachdim


Banyak kalangan yang tidak mengerti pilihan Irfan bertahan di Persema dan menerima konsekuensi dicoret dari timnas. Ini bukti kesetiaan Irfan.

Aku rasa bagi Irfan, Persema dan Timnas bisa jalan bersama. Yang membuat jadi buah simalakama kan para petinggi organisasi sepakbola. Saya mendukung keputusan Irfan bertahan di klub yang menerima dia apa adanya, ketika Persib dan Persija menyepelekan dia.

Irfan jelas sangat sedih ditolak timnas, tapi disaat yang sama di juga tidak bisa melupakan orang-orang dan Persema yang menampung dia sejak dia masih 'belum apa-apa.' Saya juga kagum dengan KESETIAANx, ikut Persema pindah ke LPI.

Ini bukan soal setuju atau tidak, tapi itu adalah keputusan management. Seumpama Irfan tinggalkan Persema demi timnas, maka saya akan kecewa sekali. Bayangkan jika kita meninggalkan pasangan kita yang membantu dan menerima apa ada ketika masih belum terkenal. Apakah akan ditinggal begitu saja?

Ini sekali lagi sebuah pembelajaran: berpikirlah kedepan dan tidak oportunistik!!

2 komentar:

Istana Atap Langit mengatakan...

Saya sebagai pecinta sepakbola Indonesia sependapat dengan anda Bung, Walaupun Irfan Bachdim di Cap Tidak Punya jiwa Nasionalisme, tapi apa yang dia lakukan saat ini adalah hal yang terbaik, demi menghindari carut marut Federasi Sepakbola Indonesia.
Ini bisa di sebut " Kacang tidak lupa pada kulitnya".
Tapi saya yakin, Irfan bachdim akan kembali memakai Jersey Garuda, Kita semua berharap. Amiin.

djenolgoal mengatakan...

Perasaan saya juga begitu bung. Istilah anda pas banget "Dia kacang yang tidak lupa kulitnya." Banyak yang seharusnya meniru dia.