Sabtu, Januari 09, 2010

Irfan Bachdim ke Bandung


Sabtu 9 Januari 2010, Irfan Bachdim terbang 'pulang' ke Tanah Air. Dia mencari klub Liga Indonesia. Mantan pemain FC Utrecht ini ingin mewujudkan cita-citanya main di timnas RI.

Tujuan pertama Irfan dan sang ayah, Noval adalah Bandung. Sabtu mereka naik pesawat Malaysian Airlines, lewat Kuala Lumpur ke Jakarta. "Pertama-tama menginap di hotel dulu dan menjumpai perwakilan Persib," kata Noval Bachdim ketika dijumpai di bandara Belanda, Schiphol. Ia mendampingi Irfan selama tiga pekan.



Jum'at siang, Sepakbolanda menjumpai Irfan Bachdim di rumah kawannya di Amsterdam. Di lapangan rumput yang putih rata dilapisi salju setebal 5 cm itu, pemain bola blasteran Belanda-Indonesia itu menyediakan waktu untuk berbincang dan membuat film pendek dengan team Sepakbolanda dan RNW.




SemangatIrfan muncul dengan rambut cepak, dan matanya yang hijau muda menambah penampilannya lebih segar dan muda. Ia sudah tidak sabar lagi menunggu hari Sabtu, keberangkatannya ke Indonesia. Ia akan ditemani ayahnya Noval Bachdim. Sementara itu manager sekaligus kakaknya, Fardy Bachdim akan menyusul beberapa hari kemudian, karena dia masih ada urusan promosi pemain lain di Italia.

FrustasiPerbincangan ramah itu dibuka dengan topik pertandingan Timnas PSSI lawan Oman, yang tidak memuaskan. Kembali fans Indonesia harus menelan pil pahit, kalah 2-1. Ditambah lagi dengan fenomena fans Hendri Mulyadi yang turun lapangan, karena frustasi dengan prestasi tim kebanggaannya.

Betapa sangat ironis jika Oman, negara kerdil berpenduduk hanya 3 juta saja bisa mengalahkan Indonesia, sebuah negara raksasa bermuatan 230 an juta jiwa. 

Pemain "Asing"
Kami sependapat bahwa tidak banyak yang berani mengungkap kekecewaan seperti dilakukan Hendri ini. Tapi pencinta bola Indonesia sependapat bahwa kini saatnya PSSI berbuat sesuatu untuk memperbaiki prestasi. Terpuruk di Sea Games, menyisakan rasa malu sepak bola "Merah Putih." Sudah sekian lama dicoba dan banyak cara ditempuh namun sepertinya sepak bola adalah kutukan bagi Indonesia. 


Nama pemain-pemain asing berdarah Indonesia mulai disebut-sebut sebagai salah satu cara meningkatkan daya serang dan semangat bola Indonesia. Radja Nainggolan, Sergio van Dijk, Donovan Partosoebroto dan juga Irfan Bachdim.

Ada Yang Mau?
Seperti yang kebetulan saja mulai 10 Januari 2010 ini salah satu bakat pesepakbola keturunan Indonesia 'pulang' ke Tanah Airnya. Ia membawa cita-cita, ingin ikut memajukan sepak bola di negaranya. Ingin bermain di liga Indonesia. "Supaya terdaftar di AFC dan berhak main di timnas Indonesia."

 
Prestasi timnas RI yang melempem dan keinginannya yang kuat untuk menjajal kompetisi di Indonesia menguatkan niat pemuda berpaspor Indonesia itu untuk segera bisa merumput. Namun masih menjadi pertanyaan apakah ada klub Indonesia yang mau menampung pemuda 'asing' kelahiran Amsterdam 11 Agustus 1988 ini?
Posting Komentar