Senin, Februari 18, 2008

Penampilan Perdana Irfan Bachdim di Eredivisie


17 Februari 2008 bersejarah untuk Irfan Bachdim. Untuk pertama kalinya Irfan bermain di Liga Utama Belanda, Eredivisie. Sebenarnya juga hari bersejarah untuk sepakbola Indonesia

Pemain muda kelahiran Amsterdam 11 Agustus 1988 itu masih warga Indonesia. Ia bahkan sudah pernah bergabung dengan timnas Indonesia U-23 ketika berlatih di Belanda.
Pada pertandingan kandang menjamu VV Venlo, Irfan Bachdim diturunkan satu pertandingan penuh. Namanya cukup mengherankan penggemar bola Belanda. Sampai-sampai Umberto Tan, reporter RTL televisi kondang pemegang hak tayang Liga Eredevisi menyebutnya bukan Bachdim, tapi Bachdi.
Walaupun FC Utrecht sore itu dipermalukan tim tamu, dengan 4-1. 

Namun penampilan Irfan sendiri sebenarnya tidak mengecewakan. Dia bahkan sempat menyumbangkan tendangan pinalti untuk FC Utrecht karena dijatuhkan di kotakpinalti. Sayang peluang bola dari titik pinalti itu tidak membuahkan gol, karena ditahan kiper VVV.
Aku sebagai orang Indonesia ikut bangga dengan Irfan yang diturunkan dua kali 45 menit penuh. Selama ini Irfan yang aku kenal sebagai remaja yang kurus dan pemalu, malam itu dia tampil bagus dan tubuhnya sudah mulai kelihatan “berotot.”

Tim pelatih FC Utrecht dou Willem van Hanegem dan asisten John van Loen, sore itu memang memilih untuk menurunkan skuad mudanya. Selain Irfan bernomor punggung 42, masih ada Randy Wolters (17) dan Tim Noordraven (17). Alasan menurunkan pemain-pemain muda itu, antara lain karena banyak pemain pilar yang absen cedera atau diskors.

Usai pertandingan, asisten pelatih John van Loen, dalam kilasbaliknya mengatakan kecewa dengan kekalahan FC Utrecht, tapi melihat satu-satunya keuntungan malam itu adalah “kesempatan perdana pemain-pemaian muda untuk menjajal lapangan Liga Tertinggi Belanda, de Eredevisie.” Mudah-mudahan ini jadi awal penampilan Irfan Bachdim, satu-satunya warga Indonesia yang aktif di Liga Utama Eropa. Djenol

Susunan pemain FC Utrecht 17 Februari 2008 : De Ruiter, Cornelisse, Dickoh, Van der Kooy, Van Buuren, Kruys (Wolters/46), Caluwé (Leeuwin/65), Somers, Bachdim, Nelisse (Vandenbergh/67), George
Artikel lain tentang Irfan:
Apakah Irfan Masih Mau Main Untuk PSSI?
Posting Komentar