Kamis, Februari 21, 2008

Esklusif Bincang Dengan Irfan Bachdim



Irfan Bachdim untuk pertama kali bermain di Eredivisi pada pertandingan FC Utrecht - VV Venlo 17 Februari 2008. Saat ini Irfan lah satu-satunya pemain keturunan Indonesia yang berlaga di liga tertinggi Eropa. Sejauh mana penampilannya ini punya makna bagi perkembangan karir bolanya, dan bagaimana peluangnya memperkuat timnas Indonesia? Wawancara Djenol dengan Irfan Bachdim, Rabu sore 20.02.2008.

Djenol[DJ]: Selamat dengan penampilan perdana di Eredivisi?


Irfan Bachdim [IB]: Terima Kasih.. terima kasih


DJ : Gimana sejarahnya kamu dipangggil tim utama FC Utrecht?


IB : Itu karena banyak pemain FC Utrecht yang cedera, sehingga saya dapat kesempatan main. Hari Jum'at lalu seperti biasa latihan di tim FC Utrecht II. Pelatih kami, David Naschimento memiinta saya latihan dengan tim utama. Jum'at dan Sabtu ikut latihan di tim utama. Usai latihan Sabtu malam, saya lihat nama saya masuk dalam daftar pemain. Hanya belum tahu apakah di tim inti atau di bangku cadangan. Minggu paginya dibicarakan strategi permainan dan susunan pemain inti. Nama saya ternyata ada di situ. Saya sangat gembira sekali, tentu saja.


DJ : Kamu dipasang di sayap kanan ya, padahal itu kan bukan posisi favoritmu?

IB :
Betul, memang bukan posisi nomor 10 kesukaan saya, tapi dengan pola 4-3-3 tidak membutuhkan posisi nomor 10. Jadi dalam hal itu posisi terbaik saya sayap kanan.


DJ : Apakah kamu menduga akan main penuh 2 x 45 menit?


IB : Sebenarnya tidak, apalagi ketika di menit 16 kami bermain dengan 10 orang, karena Tim Cornelisse kena kartu Merah. Saya sempat menduga akan diganti, mungkin berubah ke pola kompak, berdekatan. Tapi tim pelatih (Willem van Hannegem dan John van Loen red.) tetap mempertahankan kecepatan di depan (Irfan punya nilai lebih di kecepatan red.)


DJ : Kondisi fisik kamu, tampak mengalami perkembangan. Badan kelihatan kekar dan kecepatan bertambah. Apa yang kamu lakukan selama ini?


IB : Selama ini saya menyadari bahwa tubuh saya tidak terlalu tinggi (174 cm red.) tapi tetap ingin berprestasi di tingkat atas. Jadi saya menguatkan fisik dengan fitness 3 kali seminggu di FC Utrecht Gym agar otot membesar dan kuat.


DJ : Bagaimana dengan makanan. Apakah juga disesuaikan?


IB : Sudah tentu, selalu memperhatikan makanan. Tapi tidak dengan skema yang ketat.


DJ : Kalau kemajuan ini terus dipertahankan maka tidak heran kalau PSSI juga tertarik. Apakah sudah ada dari pihak PSSI yang menghubungi?
IB : Belum ada, sejak Asia Cup 2007, tidak ada lagi kontak. Kita tunggu saja.


DJ : Syarat lainnya untuk terseleksi di timnas Indonesia kamu harus pegang paspor Indonesia. Tahun lalu ketika mencapai usia 18 tahun, kamu masih bisa memilih paspor Belanda atau Indonesia. Apakah kamu masih pegang paspor Indonesia?
IB : Ya, itu masih tetap. Saya tidak berubah paspor, tetap Indonesia.


DJ : Lha itu kok di situsnya FC Utrecht tertulis kamu warga Belanda?


IB : Oh ya, saya malah tidak memperhatikan. Itu mungkin karena memang FC Utrecht tidak pernah mendata pemain yang lahir di Belanda. Jadi ditulis saja warga Belanda. Yang benar saya masih tetap warga Indonesia.


DJ : Jadi masih tetap mau dan ingin memperkuat timnas Indonesia?


IB : Iya itu tidak pernah berubah. Tentu harus memperhitungkan juga jadwal main di FC Utrecht.


DJ: Makasih perbincangannya. Saya dan semua pencinta bola di Indonesia berharap kamu lebih sering bermain di tim utama FC Utrecht. Agar suatu saat bisa memperkuat timnas Indonesia.


Demikian wawancara dengan Irfan Bachdim dalam bahasa Belanda yang dialihbahasakan. Djenol

13 komentar:

kakarian mengatakan...

mas, terima kasih Infonya .... kami disini warga negara Indonesia mengharapkan Irfan tetap berpaspor Indonesia. kelak semoga pelatih timnas melirik untuk ikut turnamen akhir tahun ini AFF Cup. pantau terus perkembangannya ... kami mengunggu Info anda selanjutnya ok :>

(oh ya mas saya boleh minta ym nya ga ? biar kita bisa chat :> ) thx.

Anonim mengatakan...

Boleh minta email dan no telpon mas Djenoll dan Irfan bachdim ? Saya wartawan tabloid sepakbola Indonesia dan punya akses ke PSSI untuk menindaklanjuti kemungkinan pemanggilan Irfan

Anonim mengatakan...

To Irfan : Tetap fokus dan bermain stabil agar tetap bisa tampil di tim utama FC Utrecht. So nanti ngga ada alasan lagi buat PSSI tidak memanggilmu.
To Mas Djenol : tetap pantau perkembangan IB dan pemain keturunan Indonesialainnya kalau ada..

djenolgoal mengatakan...

trims buat apresiasi artikel tentang Irfan. kita dukung terus kemajuan anak bangsa di mana saja.
untuk yang mo kontak silakan kirim email aja ke djenol[et]hotmail[dot]com.Salam sepakbolanda!!

Anonim mengatakan...

iya mas klo sempat pantau terus gmn perkembangan pesepakbola keturunan indonesia di belanda scr saya denger selain bachdim dan nainggolan masih banyak pesepakbola keturunan indonesia di belanda terutama di ajax,,

sukses selalu,,

Anonim mengatakan...

buwat irfan,kami seluruh warga negara indonesia tetap mendukungmu. berjuanglah untuk meraih cita - citamu. kami juga mengharapkan kamu mau memperkuat tim indonesia karena kamu adalah kebanggaan kami,semua warga negara indonesia.

Anonim mengatakan...

wah, kl sy sich sebenarnya senang bgt dg adanya pemain indonesia yg tersebar di kompetisi eropa. tp sebelum pemain2 berbakat kita spt radja nainggolan, irfan bachdim, atau irvin museng memutuskan utk membela timnas indonesia, terlebih dahulu benahi dulu sepakbola indonesia. dulu bachdim dicoret dari timnas u-21/u-23 tanpa dikabari. malahan ayahnya tau bukan dari ofisial pssi, melainkan dari berita. hal ini sangat tidak profesional. kemudian setelah ia dapat menembus tim utama utrecht, barulah pssi bermanis-manis untuk mendekatinya lagi. hal ini memperlihatkan kebobrokan pssi dan sikap yang sangat plin-plan. pernah juga ada pemain asing bagus di liga indonesia yg mau dinaturalisasi, namun kita malah ga mau dg alasan ingin meraih prestasi dg org asli indonesia. tp yg terjadi kemudian, kita malah mencari pemain yg ga jelas dari brazil. untung aja mereka ga jadi dinaturalisasi. sekarang, dimana idealisme pssi yg hendak menggunakan pemain "asli" indonesia? pssi hanya mengincar pemain yg sudah jadi saja, tapi tidak mau membina pemain-pemain muda di indonesia dg baik. apabila hal ini terus terjadi, lebih baik irvan bachdim dan irvin museng bermain untuk belanda, dan radja nainggolan bermain untuk belgia. ini demi masa depan mereka juga. jangan nanti jadinya habis manis sepah dibuang. mungkin ini sedikit masukan dan kritikan. tp ini jg demi persepakbolaan indonesia secara keseluruhan. thx & majulah sepakbola kita.

Anonim mengatakan...

ini gw fedle yg punya www.fedle.blogpsot.com tapi gw lupa sandinya karena jarang dibuka..

btw, hebat tuh BACHDIM moga lanjut trus deh di tim seniornya, dia punya friendster ga yaa, e-mail kali ??

hensa17 mengatakan...

Bung Djenol! Blogger Anda sangat menarik dan informatif. Bagaimana Anda mengemas wawancara dengan Irfan B begitu profesional. Saya tunggu perkembangan Irfan B di Liga Belanda.

indoroma mengatakan...

Makasih bung djenol wwcr nya. Kabari terus nanti ya kalo ada kabar terbaru. To Irfan, saya dukung dari jauh, tunjukan kehebatan putra indonesia!

Metallurgistguy mengatakan...

wah tampak menjanjikan nih

semoga bisa main reguler terus nih di tim utama FC Utrecht.. siapa tau di masa depan bisa loncat ke klub top Eropa... semoga :D

Anonim mengatakan...

ya bagus kalo masih berpaspor indonesia.
tapi boong ga tuh si IB??

wieko zone mengatakan...

mas djenol....ada lagi anak keturunan indonesia..baru aja aq nemu...namanya edwin soenarto...kebetulan sama dengan bachdim,dia masuk FC UTRECHT junior