Rabu, Januari 30, 2008

Belanda Juga Punya Masalah Bonek

Kerusuhan di seputar lapangan sepakbola bukan hanya ada di Indonesia dan kompetisi Afrika saja. Di Belanda pun terjadi kasus-kasus kekerasan penonton. Hanya bedanya kalau di Belanda, pelakunya biasanya ditindak oleh pihak keamanan dan juga di “hukum” oleh klubnya.

Seperti yang dilakukan Feyenoord terhadap 16 'fans' boneknya. Klub terbesar Rotterdam itu akan mengadukan 16 supporternya yang bikin kekacauan, ke polisi. Kelompok garis keras yang mengaku sebagai pencinta Feyenoord melempar benda-benda keras dan botol minuman ke lapangan pada pertandingan lawan PSV, FC Twente dan FC Groningen.

Delapan dari mereka juga diciduk pada pertandingan kandang Feyenoord menjamu FC Twente. Lima di antaranya yang dikenali pada rekaman video yang tersebar di stadion, diperiksa polisi.

Asosiasi Sepakbola Belanda KNVB akhirnya ikut juga menambah sanksi, larangan masuk stadion di seluruh Belanda dan denda atas kerugian yang ditimbulkan. Feyenoord menghukum mereka dengan larangan masuk stadion dan juga didepan publik disebutkan bahwa mereka-mereka itu bukan pendukung sejati Feyenoord, tetapi justru pengrusak. djenol

Posting Komentar