Jumat, Oktober 05, 2007

Mendung Tebal Selimuti Sepakbola Belanda


Aha.. Mari Istirahat sejenak lah Mas kita bicara bola.
Tentang perkembangan sepakbola Belanda. Kabar terbaru dari Belanda sih
persepakbolaannya sedang diselimuti mendung tebal. Empat klub Belanda gugur
dalam babak kwalifikasi grup UEFA Cup.

SC Heerenveen terjungkal setelah digunduli Helsingborgs IF Swedia dengan angka telah 5-1. Meskipun pada pertandingan pertama menang 5-3, tapi tidak cukup untuk melaju kebabak berikutnya.

FC Twente walaupun menang 3-2 tapi kandas di tangan Getafe. Karena pertandingan sebelumnya Klup Spanyol itu unggul 1-0.

FC Groningen juga tersingkir di Florence Italia, lewat adu pinalti 4-3 untuk tim Italia.

Dan yang paling menyakitkan bagi publik Belanda khususnya yang tinggal di Amsterdam dan sekitarnya adalah kandasnya harapan klub kondang Ajax untuk melaju ke babak berikutnya di UEFA Cup. Di kandang sediri Stadion ArenA, Ajax mengukir sejarah paling buruk dalam 18 tahun terakhir.

Kamis malam 05-10-2007, klub Amsterdam itu dipermalukan di depan publik sendiri oleh Dinamo Zagreb Kroasia 3-2. Nasib yang sama juga terjadi 18 tahun 1989, ketika Ajax tersingkir oleh Austria Wien. Padahal ketika itu Ajax bukan kalah dalam pertandingan, tapi karena kiper Wien kejatuhan tongkat besi yang dilempar penonton Ajax. Bayangkan saja klub sekaliber Ajax, gugur dalam babak penyisihan piala UEFA yang nota bene adalah liga kedua Eropa. Sebelumnya Ajax juga sudah tersingkir dari Liga Champions. Kayanya pelatih Henk ten Cate, harus bergegas bereskan koper dan cari pintu EXIT.

Klub Belanda yang masih berlaga di UEFA Cup hanya AZ Alkmaar saja. Itupun pada pertandingan kemarin formasi Louis van Gaal itu tampil kurang meyakinkan juga. Trus PSV Eindhoven adalah satu-satunya klub Belanda yang berlaga di Champions League. Itu juga mungkin umurnya tidak akan lama disana.

Sedih-sedih memang menyedihkan, prestasi sepakbola Belanda tahun-tahun belakangan ini. Banyak sebabnya.. dan itu kita kupas pada kesempatan berikutnya saja. djenol
Posting Komentar