Selasa, Agustus 14, 2007

Belanda Ikut Piala Dunia Tuna Wisma



Team sepakbola Tuna Wisma Belanda menduduki urutan ke 25 dalam Homeless World Cup di Kopenhagen Denmark. Pada pertandingan terakhir tim Belanda mengalahkan Meksiko lewat adu pinalti. Kejuaraan dunia Tuna Wisma ini diikuti 48 negara.


Turnamen dunia tahunan ini menerapkan aturan streetfootball. Setiap tim terdiri dari empat pemain. Pertandingan berlangsung dua kali tujuh menit di lapangan kecil. Turnamen ini seperti yang namanya Homeless, maka semua peserta harus Tuna Wisma atau pernah kehilangan tempat tinggal tahun lalu.


Tim Tuna Wisma Skotlandia menjadi juara dunia setelah pada pertandingan final mengalahkan tim Polandia dengan angka telak 9-3. Mereka kembali ke Skotlandia membawa pulang Champion Homeless World Cup. Turnamen ini digelar sekali setahun.


Bagi Belanda, urutan ke 25 tahun ini bisa dipandang sukses. Sehubungan dengan keberhasilan ini, maka mulai tahun 2008 Belanda akan menggelar kompetisi nasional Tuna Wisma. Kompetisi ini bertujuan untuk membantu para peserta menyesuaikan diri dengan masyarakat. Kompetisi Tuna Wisma ini kemungkinan akan digelar dari Februari sampai April. Kejuaraan Dunia Tuna Wisma ini untuk pertama kali digelar tahun 2003. Tahun depan turnamen dunia akan berlangsung di Melbourne, Australia.


Menurutku turnamen Tuna Wisma ini agak kurang murni. Mungkin saja diantara peserta itu ada yang bukan tuna wisma atau gelandangan. Menjadi gelandangan dadakan supaya bisa diajak jalan-jalan keluar negeri. Kalau aku pertakan foto-fotonya memang banyak pemain yang kokoh dan gemuk-gemuk, gelandangan makmur kali yee!


Mengapa ya tidak ada tim dari Indonesia? Aku rasa alasannya bukan karena di negeri tercinta itu sudah bersih dari gelandangan atau kaum tuna wisma. Dan alasannya juga bukan karena di Indonesia tidak ada yang bisa nendang bola. Yang pasti ada alasan lain, tapi aku tidak tahu. Soalnya kemungkinanya banyak sih..


Kalau pemain tim Belanda aku hampir yakin mereka memang para kaum tuna wisma. Karena kalau sampai ada orang “mapan” yang nyamar mereka bisa langsung diprotes sama organisasi Tuna Wisma Belanda. Djenol-div
Posting Komentar