Selasa, Juli 25, 2006

Holland Cup Untuk Almere

Untuk Pemda Almere kejuaraan internasional sepak bola junior Holland Cup 2006 merupakan kehormatan dan promosi yang luar biasa. Sejak delapan tahun lalu Holland Cup diboyong ke kota muda yang sedang berkembang pesat ini. Tahun ini Almere baru membuka pusat pertokoan yang mewah dan lengkap. Rumah Sakit dibesarkan tiga kali lipat ukuran sekarang.

Ketika dicetuskan tahun 1986, Holland Cup selalu selenggarakan di Amsterdam. Berhubung ibukota sudah mulai padat dan tidak mampu menampung ribuan sporters dari berbagai negara, maka tahun 1998 dicarikan kota yang punya fasilitas dan banyak penduduk mudanya.

Maka pilihan jatuh pada Almere, kota berpenduduk 180 ribu jiwa ini. Selain karena letaknya yang tidak jauh dari Amsterdam dan mudah dijangkau dari Bandara Schiphol, kota yang 40 tahun lalu masih berupa rawa-rawa itu, punya infrastruktur yang memang perlu diacungi jempol: rapi, nyaman dan mudah dijangkau.

Seperti semboyan yang selalu dibanggakan Almere: "Di titik manapun Anda berdiri, jarak ke bus stop atau stasiun tidak lebih dari 5 menit jalan kaki." Ungkapan ini terkesan sombong dan butuh bukti. Tapi ini memang fakta, kawan.

Untuk bisa sesumbar macam begitu, Almere sejak awal pembangunannya 1967 lalu, sudah memikirkan infrastruktur terlebih dahulu (tol, rel kereta, busway dan jalan khusus sepeda, taman main, pengairan, saluran got bawah tanah, peletakan lorong-lorong kabel-kabel telkom, penghijauan dll), sebelum membangun pemukiman penduduk.

Buat pengunjung Holland Cup ini, tidak bakal kesulitan untuk menggunakan bis umum berpindah dari lokasi pertandingan, ke pusat kota dan ke tempat penginapan. Apalagi kalau bersedia untuk menggayuh sepeda, semuanya serba dekat bisa menerobos jalan tikus khusus sepeda. Almere juga punya sistem langganan dan tarif angkutan umum yang lebih murah dibanding standar tarif yang ditetapkan pemerintah pusat Belanda.

Walau demikian karena usaianya yang belum 40 tahun, maka Almere tidak bisa disebut sebagai kota romantis yang enak untuk pacaran dan sarat tempat dugem di sepanjang bangunan lama dan bersejarah seperti di Amsterdam, Utrecht, Maastrischt atau Den Haag.

Untuk turnamen dan kegiatan yang membutuhkan fungsionalisasi dan pelayanan umum maka Almere adalah kota yang tepat. "Holland Cup memang sudah pas dan harus tetap di Almere." seperti diungkap Walikota Almere Annemarie Joritsma.

ET
Posting Komentar