Minggu, April 20, 2014

Future Cup Hari Pertama Nuansa Asia

Bimal Magar

AEGON Future Cup di mulai Sabtu 19 April di kompleks sepak bola de Toekomst Amsterdam. Sepakbolanda menemukan berbagai hal bernuansa Indonesia dan Asia.


Setiap akhir bulan April, selalu berlangsung berbagai kegiatan di Belanda dan Eropa. Cuaca cerah dan suhu yang hangat, menciptakan suasana nyaman untuk melakukan kegiatan di luar. Baik untuk pemain sepak bola maupun publik.  



Ajax Amsterdam menyelenggarakan turnamanen kelompok usia di bawah 17 tahun yang diikuti klub-klub ternama dunia: AEGON Future Cup.


Khusus untuk episode 2014 ini Sepakbolanda mencari nuansa Asia di dalamnya. Tahun lalu Ezra Walian menjadi sorotan. Sebagai pemain keturunan Indonesia yang sedang melejit dan punya ikatan darah dan bathin dengan Indonesia. Sementara peran Ezra di lapangan tidak sedominan tahun lalu, tapi ada sosok lain yang menari.

Tahun ini muncul fenomena baru, pemain asal Nepal yang tampil atas nama RSC Anderlecht Belgia. Bimal Magar, pemain berbakat dari Asia Selatan ini sedang menjalani trial di klub bergengsi negeri Radja Nainggolan.


Selain itu sepakbolanda juga menjumpai Nino Bolang, bakat Indonesia yang akan mengikuti seleksi Men United pada 23 April 2014. Dengan pengarahan Sepakbolanda, Nino bisa bersaing dengan para pemain sepakbola seluruh SSB Belanda U19 untuk tembus seleksi Men United asuhan Ronald de Boer.

Berikut laporan foto:





Jumat, April 18, 2014

Ajax Konsisten Dengan Pembibitan

Ajax melawat Indonesia bulan Mei ini. Klub Amsterdam ini mendominasi liga Belanda, empat kali berturut juara Liga Eredivisie. Laga lawan Persija dan Persib pun jadi istimewa.


Dari sejak hari pertama 114 tahun silam, sampai sekarang Ajax selalu konsisten. Tidak pernah merubah pola permainan Attacking Football. Setiap pemain harus memiliki karakter menyerang ini. Ajax mendari pemain yang bisa mengisi posisi yang diperlukan, dengan cara menemukan bakat sedini mungkin dan menempanya di Akademi de Toekomst.

Pembibitan Dini 
Untuk mendapatkannya, Ajax memilih program pembibitan sendiri di Akademi de Toekomst. Di kompleks olah raga ini, bakat usia 5 tahun sudah mulai diperkenalkan dengan sistem menyerang.

Uji Kemampuan
Salah satu cara menguji hasil pembibitan adalah dengan melakukan kompetisi rutin setiap pekan. KNVB sebagai asosiasi sepak bola nasional bertanggungjawab atas penyelenggaraan kompetisi setiap pekan. Klub berpartisipan menyiapkan persyaratan wasit dan akomodasi pertandingan.

Selain kompetisi reguler, Ajax melakukan pertandingan persahabatan dengan klub lokal di luar kompetisi dan juga mengikuti turnamen yang melibatkan tim-tim tangguh dunia. Salah satu contoh menjajal sistem dengan bakat-bakat luar negeri adalah lewat Turnamen Ajax Future Cup. Turnamen ini dimulai sejak 2019 dan sekarang memasuki episode ke 5.

Kata-kata kunci sistem yang dianut Ajax ini menurut Sepakbolanda adalah: Konsisten dan Investasi Jangka Panjang. Walaupun kadang prestasinya di leven tim utama terpuruk, tapi Ajax tidak pernah merubah sistem. Dan sebelum membeli pemain besar, Ajax akan mencari dulu bakat di dalam Akademi Pembibitan de Toekomst.





Bakat Nepal Tampil di Ajax Future Cup

Bakat Nepal akan unjuk kebolehan di Ajax Future Cup, akhir pekan ini. Striker ini akan memperkuat RSC Anderlecht Belgia. Dan kemungkinan lawan Ezra Walian, keturunan Indonesia di Ajax.


Namanya Bimal Gharti Magar, biasa dipanggil Bimal. Ia lahir Nawalparasi 26 Januari 1998. Saat ini dia sedang menjalani tray-out di RSC Anderlecht. Klub papan atas Belgia ini ingin menjajal bakat fenomenal asal Nepal. Salah satunya mengirimkan pemain ke turnamen internasional.

Pada turnamen bergengsi Ajax Future Cup 19-21 April di kompleks sepak bola de Toekomst Ajax, Bimal bisa mempertontonkan kemampuannya di depan publik dan pengamat bakat Eropa. Future Cup akan disiarkan FOX Sports ke seluruh jaringannya. Jika ia bermain baik di Amsterdam, tidak mengherankan jika ia menjadi pebola pertama Nepal yang bermain di Eropa.

Kemungkinan Bimal bisa berduel dengan Ezra Walian, terjadi mulai semi-final atau final. Seperti tahun lalu Ajax U17 berhadapan dengan Anderlecht yang akhirnya berhasil memboyong Piala ke Brussels Belgia.
Bimal sebenarnya tidak asing bagi publik Belanda khususnya di Belanda Timur. Sebab Desember 2013 lalu ia sempat menjalani uji coba di FC Twente klub bergengsi di Eredivisie.

Striker yang berasal dari pelatnas Central ANFA, PSSI nya Nepal itu merupakan pemegang rekor sebagai pemain termuda dalam sejarah Nepal yang pernah memperkuat timnas senior. Ia dipanggil timnas senior ketika berusia 15 tahun. Hebatnya lagi, bocah ini mencetak gol lawan Pakistan. Simak video laga debut Bimal di timnas Nepal, di bawah ini:



Ia memecahkan rekor yang dipegang Rohit Chand, pemain Persija Jakarta yang melakukan penampilan perdana di timnas Nepal ketika berusia 17 tahun.

Menarik melihat proses perjalanan Bimal melakukan ujicoba ke Eropa. Sosok penting dalam pengenalan Bimal ke klub Eropa adalah Rene Koster, asisten pelatih timnas Bangladesh. Koster memperkenalkan bakat ini pada FC Twente. Wawancara Mojgar Nepal dengan Rene Koster di bawah ini mulai menit 1':42".



Desember 2013 lalu Bimal menjalani uji coba selama dua pekan. Twente sangat kagum dengan kualitas dan potensi bakat ini, sampai ingin mengundang kedua kalinya. Namun Twente belum bisa memberikan kontrak pada pemain ini karena usianya masih terlalu muda. FC Twente menyatakan tetap akan memantau striker dari negeri Asia Selatan berpenduduk 30 juta jiwa.

Sebagai pencinta bakat sepak bola #keturunan Indonesia, Sepakbolanda berharap Indonesia tidak lama lagi juga bisa mengirimkan talentanya menjajal tim tangguh Eropa.



Rabu, April 16, 2014

Turnamen Bergengsi: Ajax Future Cup



Ajax Amsterdam akan melawat Indonesia, Mei ini. Klub yang sudah melegenda ini menganut filosofi: Prestasi dibangun dari pendidikan sepak bola. Contohnya bisa disaksikan pada Future Cup.


Future Cup adalah turnamen tim-tim U17 antar tim dari berbagai klub maupun negara. Tahun ini berlangsung dari 19 - 21 April 2014 seperti biasa di kompleks Akademi de Toekomst milik Ajax Amsterdam. Pada edisi ke lima ini, diikuti: 

  • Anderlecht, 
  • Benfica, 
  • Fenerbahce, 
  • Celtic, 
  • Liverpool, 
  • AC Milan, 
  • Corinthians (Brasil) dan 
  • Ajax.
Sejak berdirinya lima tahun lalu, turnamen tiga hari pada akhir pekan Paskah ini selalu diikuti klub-klub ternama. Ajax mengirimkan tim B1nya asuhan Saïd Ouaali. 

Ezra Walian, pemain keturunan Indonesia di Ajax Amsterdam tampaknya tidak akan mengikuti turnamen tahun 2014. Sebab striker pengoleksi gol terbanyak musim lalu, sekarang sudah menjadi bagian dari tim A2. 







Tahun lalu Ezra berpartisipasi pada Future Cup dan menjadi ujung tombak dari tim Ajax yang akhirnya harus puas dengan runner-up. Tahun 2013 piala diboyong ke Anderlecht Belgia. 

FOX Sports
Turnamen U17 skala internasional ini disiarkan langsung di Belanda oleh stasiun televisi terbesar FOX Sports. Berikut jadwal pertandingan Future Cup 2014:


Poule A: Ajax, Liverpool, Celtic, Corinthians
Poule B: AC Milan, Benfica, Fenerbahce, RSC Anderlecht

Sabtu 19 April 2014:
Ajax - Celtic (Amsterdam 10:30 | Jakarta 15:30 WIB )
Corinthians - Liverpool (Amsterdam 10:30 | Jakarta 15:30 WIB )
AC Milan - Benfica (Amsterdam 12:00 | Jakarta 17:00 WIB )
Fenerbahce - RSC Anderlecht (Amsterdam 12:00 | Jakarta 17:00 WIB )
Ajax - Corinthians (Amsterdam 13:30 | Jakarta 18:30 WIB )
Liverpool - Celtic (Amsterdam 13:30 | Jakarta 18:30 WIB )
Benfica - RSC Anderlecht (Amsterdam 15:00 | Jakarta 20:00 WIB )
AC Milan - Fenerbahce (Amsterdam 15:00 | Jakarta 20:00 WIB )

Minggu 20 April 2014:
AC Milan - Anderlecht (Amsterdam 10:30 | Jakarta 15:30 WIB)
Benfica - Fenerbahce (Amsterdam 10:30 | Jakarta 15:30 WIB)
Ajax - Liverpool (Amsterdam 12:00 | Jakarta 17:00 WIB)
Celtic - Corinthians (Amsterdam 12:00 | Jakarta 17:00 WIB)

Nomer 2 Poule A - Nomer 1 Poule B (Amsterdam 13:30 | Jakarta 18:30 WIB)
Nomer 1 poule A - Nomer 2 Poule B (Amsterdam 14:30 | Jakarta 19:30 WIB)


Senin 21 April 2014:
Nomer 4 poule A - Nomer 4 poule B (Amsterdam 10:00 | Jakarta 15:00 WIB)
Nomer 3 poule A - Nomer 3 poule B (Amsterdam 10:00 | Jakarta 15:00 WIB)

Final Kecil untuk urutan 3 dan 4: (Amsterdam 11:00 | Jakarta 16:00 WIB)
Final untuk juara 1 dan 2: (Amsterdam 12:00 | Jakarta 17:00 WIB)

Upacara Penyerahan Hadiah (Amsterdam 13:15 | Jakarta 18:15 WIB)    




Senin, April 14, 2014

Jairo Riedewald Tunggu Gelar Pertama Bersama Ajax

Ajax Amsterdam masih harus menunda perayaan gelar juara liga Belanda. Walaupun Ahad kemarin memetik tiga angka, tapi belum cukup. Masih diperlukan satu poin.

Tampaknya Jairo Riedewald, bek #keturunan Indonesia di Ajax Amsterdam harus menunggu sampai Minggu 27 April mendatang untuk merayakan gelar juara. Minggu itu Ajax main tandang ke Heracles Almelo, pertandingan dimulai pukul 14.30 waktu Belanda, dan 17.30 WIB. 


Melihat perolehan angka di Eredivisie sejauh ini, Ajax di urutan pertama dan Heracles di posisi 14, maka kemungkinan besar Ajax bisa main imbang atau bahkan menang. 

Jika capaian itu terlaksana dan Ajax menang atau seri di Almelo, maka Jairo yang berayahkan pria Suriname dan beribukan keturunan Indonesia itu, bisa merayakan gelar pertamanya bersama tim Amsterdam. 

Minggu, April 13, 2014

Pebola Indonesia di Final Seleksi Men United

Satu pebola muda Indonesia berhasil lolos babak final seleksi Men United. Striker 18 tahun kelahiran Jakarta akan bersaing dengan ratusan bakat Belanda.


Nino Bolang pada 23 April ini akan berusaha keras menunjukkan performa terbaiknya menandingi 300 pebola lainnya. Impiannya adalah lolos ke tim inti Men United yang terdiri dari 24 pemain dan kiper. Team pilihan ini, akan bertarung di Copa Amsterdam 7-8-9 Juni 2014 di Olympia Stadion lawan tim-tim tangguh Eropa dan Brasil. 



Tahun 2014 ini Copa Amsterdam memasuki edisi ke 10 dan seperti tahun-tahun sebelumnya diikuti tim U19 dari klub-klub tangguh dunia. Antara lain:
  • AFC Ajax (U19 Ajax Amsterdam), 
  • Hamburger SV (Jerman), 
  • Panathinaikos (Yunani), 
  • Cruzeiro EC (Brazil), 
  • Fluminense (Brazil), 
  • Men United (Belanda) 


Nino, bernama lengkap Benigno Mandela Bolang itu memanfaatkan peluang yang ditawarkan pada bakat Indonesia untuk mengikuti seleksi Men United. Sejatinya seleksi ini ditujukan bagi pemain muda yang berdomisili di Belanda. 

Bakat Indonesia
Tetapi Ed Kuijper, organisator Men United dan Copa Amsterdam menjamin kepada Sepakbolanda bahwa bakat Indonesia pun berpeluang unjuk kebolehan di depan publik dan scouts Belanda. Sepakbolanda menyambut gembira tawaran ini. Karena menyadari bahwa kesempatan ini merupakan trial bagi para bakat dari Indonesia di depan pengamat Eropa.

Seleksi final Men United pada 23 April 2014 ini akan berlangsung di kompleks Akademi de Toekomst milik Ajax Amsterdam. Selama di Belanda, Nino juga akan mengikuti scoutingcamps dan juga masterclass Juventus di Belanda. Semoga kehadirannya di Belanda, membawa manfaat besar bagi perkembangannya menuju pribadi yang lebih matang.


Pemain Pertama
Nino Bolang melihat kesempatan ini sebagai peluang baik. Walaupun dia akan masuk sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang menjajal seleksi tahap final Men United, tapi ini tidak membuatnya sombong. "Oom Djen, saya belum pernah menjajal di Eropa, dan saya akan berusaha maksimal."

Selama ini pemuda kelahiran Jakarta, 24 April 1996 itu sudah lebih setahun bermain sepak bola di Australia, Club Ryde Saint United dan Inglewood United SC
.

Selain bermain di klub Australia ini, Nino juga mengikuti berbagai camps di Negeri Kanguru untuk mengasah kemampuannya. Dia pernah mengikuti pelatihan di AC Milan Academy di Sydney.
Nino dan Tarida mengapit Andrea Icardi, direktur AC Milan Academy Australia.

Menurut Tarida Alisastroamidjojo, ibu kandung Nino, sepak bola bukan sekedar cita-cita Nino. "Menjadi pemain sepak bola adalah cita-cita Nino dan juga pesan dari mendiang ayahnya, (Boy Bolang red.) sebelum berpulang 2004." 

Almarhum Boy Bolang adalah mantan petinju amatir kelas welter yang berhasil meraih gelar berturut juara nasional di era 1960-1970an. Selain itu Bolang mengukir sejarah sebagai promotor tinju pertama Indonesia yang berhasil mengantar petinju Indonesia meraih gelar juara dunia. (Ellyas Pical, juara WBC.) 


NB: Untuk info mengenai seleksi Men United, tahun-tahun mendatang bisa menghubungi info[et]sepakbolanda.com