Selasa, April 25, 2017

Indonesia Bawa Feyenoord Juarai Liga Belanda

Sudah Hampir Bisa dipastikan Feyenoord Rotterdam, Ahad 7 Mei nanti bisa merayakan gelar juara Liga Belanda. De Eredivisie.


Dibesut pelatih keturunan Indonesia, Gio van Bronckhorst, Feyenoord Ahad 7 Mei 2017 nanti di kandang Excelsior sudah bisa memastikan dapat 3 points untuk dua sisa pertandingan. Akhirnya setelah 18 tahun, ada keturunan Indonesia yang mengantar klub Rotterdam jadi Juara Liga Belanda.
Sementara Ajax yang bercokol di posisi runner-up tampaknya sudah pasrah, setelah akhir pekan lalu lupa menang di kandang PSV Eindhoven.

Formasi Kesebelasan "Hand-in-Hand Kameraden" menurut pengamatan Eka Tanjung, sudah bisa mencatat bakal juara karena Excelsior lawannya tidak akan mempersulit Sodara Tua meraih dambaan 'akhirnya' bisa merayakan pesta di Coolsingel dekat Balaikota Kota Pelabuhan itu. Rotterdam dua pekan kedepan ini ada dua pesta besar: Kingsday 27 April 2017 dan Feyenoord Juara Eredivisie 7 Mei 2017.

Jairo Riedewald, Center Bek Ajax keturunan Indonesia.

Sebagai pencinta sepakbola Indonesia, Sepakbolanda tentu turut gembira karena tim ini dilatih oleh Giovanni van Bronckhorst, di nadina mengalir darah Maluku yang bersumber di Indonesia.
Sementara itu, walaupun Eka Tanjung pernah bekerja di Ajax Media, tetap menyayangkan sikap dan keputusan Peter Bosz yang mengenyampingkan dua pemain keturunan dari tim intin. Pelatih klub legendaris itu berani-beraninya meminggirkan keturunan Indonesia di tim utama: Jairo Riedewald dan Kenny Tete. Sebuah keputusan yang tidak bijaksana. Dia tidak menyadari keputusannya akan disesalkan oleh fans sepakbola Indonesia di Belanda.

Kenny Tete bek Ajax Keturunan Indonesia

Jadi siapapun di bumi ini yang menyakiti Indonesia, Keturunan Indonesia, saudara Indonesia, tetangga Indonesia, siap-siap saja "dijuteki" oleh Sepakbolanda. Mangsamu!

Rabu, Desember 07, 2016

Links Vietnam Indonesia AFF 2016 Semi Final

Jika ingin menyaksikan pertandingan sepakbola Kejuaraan Internasional AFF Suzuki 2016 antara Vietnam lawan Indonesia. Di semi final Vietnam Indonesia piala AFF bisa disaksikan di beberapa links online.






Sabtu, November 19, 2016

The Azkals Filipina Gudang Naturalisasi


Lawan berikutnya timnas Indonesia, Garuda di ajang AFF2016 adalah Philipines. Salah satu team tuan rumah ini banyak dihuni pemain keturunan yang direkrut dari luar. Dengan latar belakang permaianan yang serupa, maka mereka akan sulit dikalahkan. Penampilan The Azkals kali ini makin memperjelas sejauh mana pemain rekrutan 'eropa' kelas 2, bisa mengimbangi permaian 'asli' Asia. 



#11 Alexander Borromeo (captain)
#7 James Younghusband
#1 Neil Etheridge (Goalkeeper)
#23 Ian Araneta
#4 Anton del Rosario
#2 Rob Gier
#17 Jason de Jong
#10 Phil Younghusband
#13 Chieffy Caligdong
#18 Chris Greatwich
#27 Ray Johnson

Filipina sudah lama menerapkan sistem perekrutan pemain keturunan yang lama bermain di Eropa. Mendapat pendidikan sepakbola mapan di negara-negara Eropa. Mengikuti training rutin dan liga sejak usia 5 tahun. Mereka dipanggil dan difokuskan untuk mendongkrak kekuatan dan daya gedor timnas The Azkals, julukan timnas Philipina.

Belakangan ini Filipina ternyata melakukan persiapan serius jelang Asean Football Federation (AFF) Suzuki Cup. Tampaknya mereka yang menjadi salah satu tuan rumah turnamen 2016 ini akan melakukan gebrakan.

Eka Tanjung membaca dari berbagai sumber bahwa timnas Filipina melakukan serangkaian pelatihan serius ke China dan Spanyol. Mereka melakukan uji tanding lawan team-team tangguh semodel Korea Utara, Kanada dan Kosta Rika. Kalau caranya begini Filipina berpeluang lolos babak akhir atau bahkan menjadi juara AFF2016.

Penulis belum melihat persiapan timnas Indonesia yang berlambang Garuda Gagah Perkasa ini. Kita percayakan saja pada coach kawakan Alfred Riedle semoga kembali bisa membawa sampai babak final.

Zaman sekarang ini prestasi timnas sepakbola sebuah negara merupakan pencerminan kekokohan dan pamor negara bersangkutan.

Sebenarnya sangat sederhana mengangkat derajat timnas Indonesia. Cukup mencari pemain, pelatih, staf dan scout bagus di negara-negara maju sepakbola untuk membesarkan dan mengkat sepakbola Indonesia.

Eka Tanjung dari sepakbolanda yang sudah 30 tahun domisili di Belanda dan selama itu pula melihat perkembangan banyak pemain keturunan Indonesia. Sudah lama terbesit dalam benak, untuk melakukan apa yang sekarang ditempuh Filipina. Sejatinya gagasan ini sudah lebih lama dari Filipina.

Kalau pemain terbaik keturunan Indonesia  yang masih mungkin memperkuat timnas Garuda dikumpulkan, maka penulis menduga, muncul timnas papan atas Asia.

Pemain:
Joey Suk
Jeffry Rijsdijk
Gaston Salasiwa
Kenny Anderson
Navaronne Foor
Benjamin van Leer
Ezra Walian
Thom Haye
Mark van der Maarel
Ard van Peppen
Keziah Veendorp
Tom Hiariej
Kevin Diks
Calvin Verdonk
Levi Opdam
Julian Jenner
Darren Sidoel
Dll

Pelatih:
Ricardo Moniz
Gio van Bronckhorst
Guus Griët
André Wetzel
Sonny Silooy
Jos Luhukay
Stanley Brard
Roy Hendriksen
dll

Scouting pemburu bakat:
Kenneth Butter (SPARTA Rotterdam)
Karel Wattimury (FEYENOORD Rotterdam)
Patrick Ladru (AJAX Amsterdam )





Itu hanya secuplik saja dari ratusan stake holders sepakbola keturunan Indonesia di Belanda. Dengan modal tambang pemain yang kita miliki di luar negeri maka tidak heran kalau kita bisa menghajar Malaysia, Thailand, dan Filipina. Bukan mimpin kita bisa menjadi juara AFF Senior yang gagal kita dapatkan pada 2010 lalu.

Sekarang tinggal kemauan saja, siapa yang siap untuk menjajaki ke sana, penulis dari Belanda siap bulusakan dan mengumpulkan nama-nama pemain yang dibutuhkan. Tunggu apa lagi?

Selasa, November 15, 2016

Inilah Pelatih Yang Paling Pas untuk Indonesia


Ketika Indonesia mencari pelatih untuk meningkatkan prestasi sepakbola nasional, ada satu nama yang paling cocok: Ricardo Moniz. Sebaiknya PSSI baru pimpinan Edy Rahmayadi mengamati coach #keturunan ini.


Sepakbolanda mengucapkan selamat kepada pengurus PSSI yang baru terpilih. Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum PSSI, yang berduet dengan Ade Wellington sebagai Sekretaris Jendral PSSI periode baru.

Eka Tanjung kembali teringat tulisan lama ini dan kembali mengimbau dan memohon untuk mempertimbangkan nama pelatih ini: Ricardo Moniz.

Saat ini dia melatih FC Eindhoven di Liga Dua Belanda. Dan tampaknya masih siap dan terbuka untuk menukangi sepakbola Indonesia.

Setelah PSSI memiliki kepengurusan yang baru dengan semangat yang baru. Menekankan pada pendidikan usia dini, mungkin saatnya menemukan pelatih yang cocok.

Mengilhami filosofi Wiel Coerver, berasal dari Belanda. Memiliki ikatan keturunan dengan Indonesia. 

Eka Tanjung dari Sepakbolanda menemukan nama Moniz setelah mendalami sederetan nama pelatih di Belanda yang berpotensi dan mampu meningkatkan daya saing timnas Indonesia. Nilai lebih yang dimiliki pelatih kelahiran Rotterdam, 17 Juni 1964 antara lain: 
  1. Keturunan Indonesia.
  2. Pewaris filosofi Wiel Coerver 
  3. Pengalaman pemain dan pelatih di berbagai negara.
  4. Racikan Strategi Total Football.
  5. Memikili sertifikasi fisoterapi.

Keturunan Indonesia
Ricardo Moniz memiliki akar di Belanda, Suriname dan Indonesia. Ibunya lahir di Jakarta dari campuran Belanda dan Indonesia. Ayahnya berasal dari Suriname. Percampuran yang mengalir di darahnya menguatkan ikatan dengan tiga negara.

Kamis, September 08, 2016

Nainggolan Korban Coach Baru Belgia

Bintang sepakbola keturunan Indonesia menjadi korban peralihan juru racik timnas Belgia. Roberto Martinez hanya memberi Radja Nainggolan 6 menit jelang akhir pertandingan saat menjamu Siprus.


Keputusan Roberto Martinez yang diasisteni mantan striker hebat Prancis, Arsenal dan Barcelona Thierry Henry ini punya dua sisi mata uang. Satu pihak mengecewakan karena Radja Nainggolan jadi tidak mendapat porsi di tim serba bintang ini.

Bermodalkan sederetan pemain kelas atas dunia, memudahkan pelatih membentuk skuad terbaik. Selasa silam bertandang ke Siprus, Belgia bermodalkan pemain-pemain :

Minggu, Agustus 28, 2016

Pemain Keturunan Kalahkan Ajax Amsterdam

Pemain keturunan Indonesia tampil memukau dalam mengalahkan Jong Ajax Amsterdam dalam laga Jupiler League. Lagi-lagi Pemain keturunan Indonesia yang bersedia memperkuat timnas Garuda unjuk kulaitas.


Kenny Anderson keturunan Indonesia-Skotlandia itu mencetak gol ketiga dan penentu dalam laga Liga Dua Belanda pekan lalu lawan Jong Ajax Amsterdam 3-2.

Setelah petualangan setahun di liga Premier Skotlandia bersama Heart of Midlothian, Kenny kembali lagi ke RKC Waalwijk. Eka Tanjung menilai Kenny Anderson salah satu kandidat untuk bisa mendongkrak kekuatan timnas Indonesia. Sehingga keterpurukan mendalam dan menyedihkan yang sedang dialami timnas Garuda ini bisa segera diakhiri dengan menggunakan kontribusi pemain-pemain keturunan Indonesia.